Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Uang Rp 1,5 M dari Perusahaan Pinjaman

Kompas.com - 03/11/2019, 17:47 WIB
Ilustrasi penipuan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penipuan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Subdit 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk seorang tersangka berinisal D (50) karena menggelapkan uang sebesar Rp 1,5 Miliar dari PT MF.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto menjelaskan, kejadian itu bermula ketika D meminjam uang sebesar Rp 1,5 miliar kepada PT MF dengan dalih untuk modal usaha.

Sebagai jaminan, D melampirkan surat hak milik (SHM) perusahaan yang beralamatkan Cigombong, Bogor, Jawa Barat.

Dalam SHM tersebut tercantum enam orang nama milik perusahaan yang salah satu diantaranya adalah D.

"Sehubungan dengan pengajuan pinjaman tersebut, pihak PT MF melakukan pengecekan obyek jaminan, keabsahan SHM dan tempat usaha," ujar Suyudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/11/2019).

Baca juga: Kasus Penggelapan Dana Nasabah BNI, Tiga Pimpinan KCP Jadi Tersangka

Dari hasil pengecekan tersebut, PT FM setuju untuk megabulkan permintaan D dengan syarat harus mengembalikannya selama tiga bulan.

Namun sebelum dana itu dan cairkan, D dan PT FM membuat perjanjian pengakuan hutang dihadapan notaris di kawasan Jakarta Timur.

Kala itu hadir pula lima orang lain yang mengaku sebagai pemegang SHM yang jadi jaminan peminjaman uang.

Setelah penanda tanganan tersebut PT FM mencairkan dana Rp 1,5 miliar yang dipinjam D.

Namun, setelah jatuh tempo pembayaran, D ternyata tak kunjung membayar hutangnya tersebut. PT FM lantas mencari informasi kepada lima orang yang tercantum dalam SHM jaminan D.

"Kemudian diketahui bahwa lima orang tersebut tidak hadir pada saat pembuatan akta perjanjian dibuat dihadapan notaris  dan juga tidak pernah memberikan persetujuan untuk menjaminkan SHM," tutur Suyudi.

PT FM lantas melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan  penyelidikan pada Kamis (31/10/2019) polisi meringkus D.

Terhadap D dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PMI: Stok Plasma Darah Masih Mencukupi Permintaan RS Covid-19

PMI: Stok Plasma Darah Masih Mencukupi Permintaan RS Covid-19

Megapolitan
Apakah Ganjil Genap Bisa Mengerem Mobilitas Warga? Ini Jawaban Pemprov DKI

Apakah Ganjil Genap Bisa Mengerem Mobilitas Warga? Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Angkasa Pura II: Jumlah Penumpang Pesawat di 19 Bandara Meningkat 46 Persen

Angkasa Pura II: Jumlah Penumpang Pesawat di 19 Bandara Meningkat 46 Persen

Megapolitan
Proyek 1 Juta Sumur Resapan Bakal Dilanjutkan, Pemprov DKI Libatkan Warga

Proyek 1 Juta Sumur Resapan Bakal Dilanjutkan, Pemprov DKI Libatkan Warga

Megapolitan
Mengenal Sosok Monica Soraya yang Adopsi 6 Bayi dari Keluarga Tak Mampu

Mengenal Sosok Monica Soraya yang Adopsi 6 Bayi dari Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Depok Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: 60 Persen Warga Bergerak ke Luar Kota

Depok Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: 60 Persen Warga Bergerak ke Luar Kota

Megapolitan
Tiga Hari Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI: Volume Kendaraan di Jakarta Turun 4 Persen

Tiga Hari Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI: Volume Kendaraan di Jakarta Turun 4 Persen

Megapolitan
'Apa Pun Akan Aku Jual demi Anak-anak Jadi Sarjana...'

"Apa Pun Akan Aku Jual demi Anak-anak Jadi Sarjana..."

Megapolitan
Depok Masuk Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: Kami Tak Bisa Batasi Aktivitas Warga

Depok Masuk Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: Kami Tak Bisa Batasi Aktivitas Warga

Megapolitan
Pemkot Bekasi Resmi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka di Enam Sekolah

Pemkot Bekasi Resmi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka di Enam Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Bebaskan Lahan di Sekitar 5 Kali Jakarta, Anggarannya Rp 552 Miliar

Pemprov DKI Bakal Bebaskan Lahan di Sekitar 5 Kali Jakarta, Anggarannya Rp 552 Miliar

Megapolitan
UPDATE: 24 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

UPDATE: 24 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembakar Rumah di Ciputat, Pelaku Sempat Ancam Korban

Polisi Tangkap Pembakar Rumah di Ciputat, Pelaku Sempat Ancam Korban

Megapolitan
Anji Mengaku Awal Kenal Hadi Pranoto Saat Lihat Wawancara Media

Anji Mengaku Awal Kenal Hadi Pranoto Saat Lihat Wawancara Media

Megapolitan
Perbaikan Pipa Bocor, Pasokan Air Palyja di Wilayah Barat Jakarta Terganggu Sabtu Besok

Perbaikan Pipa Bocor, Pasokan Air Palyja di Wilayah Barat Jakarta Terganggu Sabtu Besok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X