Pemkot Jaktim Beri Waktu 3 Hari buat Wika Normalisasi Kali Sunter

Kompas.com - 04/11/2019, 22:35 WIB
Saluran penghubung menuju Kali Sunter di wilayah RW 02, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Senin (4/11/2019), yang terimbas proyek kereta cepat dan sebabkan banjir di permukiman warga setempat. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISaluran penghubung menuju Kali Sunter di wilayah RW 02, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Senin (4/11/2019), yang terimbas proyek kereta cepat dan sebabkan banjir di permukiman warga setempat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) meminta PT Wika selaku pelaksana proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membersihkan saluran penghubung Kali Sunter dari tumpukan tanah proyek dalam tiga hari.

Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman mengatakan, tiga hari itu terhitung sejak Senin (4/11/2019) ini.

"Pada hari Senin pihak Wika dan KCIC (PT Kereta Cepat Indonesia-China) dipanggil ke ruang rapat khusus Wali Kota dan saya ikut mendampingi dengan kesimpulan, waktu pembersihan kali dan pembuatan saluran ditargetkan selama tiga hari. Akibat tanah yang tergerus pihak Wika setelah tiga hari agar dapat mengeruk endapan agar aliran Kali Sunter menjadi lancar," kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca juga: Perubahan Warna Biru Air Kali Sunter di Cipinang Muara Masih Misteri

Percepatan pembersihan saluran itu agar banjir yang melanda wilayah RW 012 pada Jumat lalu, tidak kembali terjadi.

Sejumlah alat berat sudah tampak di lokasi untuk menormalisasi kali itu, Senin. 

"Kami selaku pemerintah setempat lebih menekankan kepada pihak Wika agar menyelesaikan pembersihan area Kali Sunter dan pembuatan terusan saluran warga menuju ke Kali Sunter agar ketika hujan besar tidak terulang kembali kejadian (banjir) tersebut," ujar Agus.

Banjir setinggi 30 sentimeter menggenang wilayah RT 07, 08, 09, dan 011 di RW 012, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat kemarin.

Peristiwa itu menganggetkan warga. Banjir terakhir kali terjadi di tempat itu tahun 2007.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Megapolitan
Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X