Proyek Kereta Cepat Sebabkan Banjir di Makasar Jaktim, Ini Penjelasan Wika

Kompas.com - 04/11/2019, 23:33 WIB
Banjir melanda permukiman warga RT 08, RW 012, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2019). IstimewaBanjir melanda permukiman warga RT 08, RW 012, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir melanda wilayah RW 012, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (1/11/2019) lalu.

Banjir terjadi akibat saluran penghubung Kali Sunter bersinggungan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap PT Wika.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar juga telah meminta pihak Wika agar segera menormalisasi saluran yang tersumbat akibat tumpukan tanah dari proyek.

Terkait hal itu, Sekretaris Perusahaan PT Wika Mahendra Vijaya mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur soal penanganan banjir.

"Tim Wika sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam kaitannya dengan penanganan banjir di daerah Cipinang RW 012," kata Mahendra dalam keterangannya, Senin (4/11/2019).

Baca juga: Proyek Kereta Cepat Bikin Banjir di Makasar Jaktim, PT Wika Diminta Bangun Posko Kesehatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembongkaran cofferdam atau bendungan sementara yang menghambat aliran air saluran juga sudah dilakukan.

"Tim Wika sudah melakukan respons cepat dengan melakukan pembongkaran cofferdam yang menutup aliran Sungai Sunter dengan menggunakan sejumlah alat berat sehingga saluran tersebut sudah dapat berfungsi sesuai dengan rencana," ujar Mahendra.

Sebelumnya, banjir setinggi sekitar 30 sentimeter menggenang wilayah RT 07, 08, 09, dan 011 di RW 012, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat kemarin.

Peristiwa itu menganggetkan warga, pasalnya banjir terakhir terjadi pada tahun 2007.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Megapolitan
Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Megapolitan
6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Megapolitan
Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Megapolitan
GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.