Kompas.com - 05/11/2019, 16:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Narkoba jenis sabu masih jadi barang haram terbanyak yang dimusnahkan oleh Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Jakarta Barat.

Tercatat terdapat 37,9 kilogram sabu, 4,6 kilogram ganja, 10.000 butir ekstasi dan 11.900 butir pil psikotropika atau happy five yang diamankan dan dimusnahkan oleh pihak polisi.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz memgatakan pemusnahan ini merupakan hasil tangkapan mulai dari Polsek hingga Polres Metro Jakarta Barat dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, termasuk Operasi Nila Jaya 2019.

"Dari 9 kasus berbeda di mana ada dua kasus besar yang kami ungkap, kami juga amankan 20 tersangka dan barang bukti," kata Erick saat proses pemusnahan di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019).

Baca juga: Dari Pengedar Narkoba, Polisi Ketahui Ada Kode Khusus untuk Beli Senpi Rakitan Secara Online

Lanjut Erick, ada dua kasus besar jaringan internasional yang berhasil diungkap. Pertama dari jaringan narkoba internasional Indonesia-Malaysia yang diungkap melalui jalur laut di Sumatera dan kedua peredaran di Komplek Permata.

"Di mana dalam jalur laut itu kami amankan 4 tersangka dengan barang bukti 14 kg sabu, 10.000 butir ekstasi dan 10.000 happy five," ucap Erick.

Dan untuk narkoba yang akan diedarkan ke Komplek Permata juga berhasil diungkap oleh polisi di sebuah parkiran mall di Jakarta Selatan dari jaringan internasional yang mengedar narkoba di sekitar Komplek Permata.

Polisi berhasil mengamankan 5 orang tersangka dan barang bukti 23 kilogram sabu dan 1.900 happy five.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Narkoba yang Sembunyikan Sabu dalam Anus

Dalam pemusnahan barang bukti ini disaksikan langsung oleh perwakilan Kodim 0503 JB, Pemkot Jakarta Barat diwakili Wakil Walikota Jakarta Barat M. Zen, Kejaksaan dan Pengadilan Jakarta Barat.

Turut hadir juga dua pelawak senior yang juga mantan pecandu narkoba Tessy dan Polo serta influencer Ajudan Pribadi juga turut menyaksikan proses pemusnahan ini.

Barang-barang haram itu kemudian satu per satu barang haram itu dimasukan ke dalam mesin incinerator milik BNN yang terparkir di halaman Mapolres Metro Jakarta Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Posko Dukcapil di Rawa Buaya Masih Dibuka Besok, Layani Warga yang Ingin Ubah Data Kependudukan

Posko Dukcapil di Rawa Buaya Masih Dibuka Besok, Layani Warga yang Ingin Ubah Data Kependudukan

Megapolitan
Cerita Ibu-ibu Pilih Piknik di Kota Tua Jakarta saat Anak Libur Sekolah

Cerita Ibu-ibu Pilih Piknik di Kota Tua Jakarta saat Anak Libur Sekolah

Megapolitan
Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Polisi Sebut Bukan Bom

Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Polisi Sebut Bukan Bom

Megapolitan
Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Mobil Brimob hingga Gegana Keluar dari Lokasi

Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Kelas IIA Tangerang, Mobil Brimob hingga Gegana Keluar dari Lokasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat Sepekan Terakhir, Warga Diminta Perketat Prokes

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat Sepekan Terakhir, Warga Diminta Perketat Prokes

Megapolitan
Dukcapil Jakarta Barat Jemput Bola Layani Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan

Dukcapil Jakarta Barat Jemput Bola Layani Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan

Megapolitan
Outlet Holywings di Pondok Indah Tutup, Pintu Digembok hingga Plang Dicopot

Outlet Holywings di Pondok Indah Tutup, Pintu Digembok hingga Plang Dicopot

Megapolitan
Ahli Waris Blokade dan Buka Paksa Palang Tol Jatikarya, Mobil Sempat Masuk Gratis

Ahli Waris Blokade dan Buka Paksa Palang Tol Jatikarya, Mobil Sempat Masuk Gratis

Megapolitan
Masa Jabatannya Segera Berakhir, Bima Arya Fokus Selesaikan Masalah Transportasi hingga Penataan Suryakencana

Masa Jabatannya Segera Berakhir, Bima Arya Fokus Selesaikan Masalah Transportasi hingga Penataan Suryakencana

Megapolitan
Pelaku Pengeroyokan Siswa SMAN 70 Masih Pelajar, Kriminolog Anjurkan Damai

Pelaku Pengeroyokan Siswa SMAN 70 Masih Pelajar, Kriminolog Anjurkan Damai

Megapolitan
141 Orang Terdampak Perubahan Dua Nama Jalan di Jakarta Barat

141 Orang Terdampak Perubahan Dua Nama Jalan di Jakarta Barat

Megapolitan
Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Wanita Kelas II A Tangerang

Benda Mencurigakan Ditemukan di Lapas Wanita Kelas II A Tangerang

Megapolitan
Holywings Penuhi Panggilan DPRD DKI, Jelaskan Akar Masalah Promo Miras Bermuatan SARA

Holywings Penuhi Panggilan DPRD DKI, Jelaskan Akar Masalah Promo Miras Bermuatan SARA

Megapolitan
Biaya Perawatan 5 Korban Jebolnya Tandon Air Proyek LRT Ditanggung Kontraktor

Biaya Perawatan 5 Korban Jebolnya Tandon Air Proyek LRT Ditanggung Kontraktor

Megapolitan
2 Pemuda Asal Bogor Raih Penghargaan Internasional Berkat Jual Beli Ikan Koi

2 Pemuda Asal Bogor Raih Penghargaan Internasional Berkat Jual Beli Ikan Koi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.