Polisi Masih Memburu Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Pelajar di Kebon Jeruk

Kompas.com - 06/11/2019, 17:58 WIB
Kapolsek Kebon Jeruk Akp Erick Sitepu memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (6/5/2019) KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIKapolsek Kebon Jeruk Akp Erick Sitepu memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (6/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih memburu pelaku penyiraman cairan kimia terhadap dua siswi SMP di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019) petang kemarin.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu mengatakan, polisi sudah mengantongi ciri-ciri tersangka pelaku.

Ia mengatakan, cairan yang disiram bukan air keras tetapi cairan kimia.

"Satu orang pelaku ciri-ciri sudah didapat dan akan diselidiki untuk kepastian. Itu bukan air keras kalau air keras itu kan ini dia melepuh. Ini enggak, bajunya tidak kebakar gitu. Justru korban malah lukanya iritasi, luka bakar ringan. Setelah ke RS (rumah sakit) dia ke polsek, malah buat laporan," kata Erick, Rabu.

Baca juga: Pemilik Anjing yang Disiram Cairan Kimia Mengaku Trauma

Erick mengemukakan, kedua siswi tersebut disiram dengan cairan kimia saat pulang kegiatan ekskul di selokah.

Salah satu korban bernama Aurel mengalami luka cukup serius di bagian bahu, tangan dan badan setelah terkena cairan kimia itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rekannya, Prameswari mengalami luka bakar ringan di bagian tangan.

Setelah menyiramkan cairan kimia kepada dua korban, pelaku langsung melarikan diri.

Prameswari menduga bahwa pelaku hanya menyiramkan air biasa. Namun setelah berapa lama korban merasakan kulitnya panas.

"Awalnya kami enggak ngerasa apa-apa cuma basah aja. Tapi setelah itu kayak ngerasa kering terus kebakar kayak kena cairan lilin panas terus pada kaku," kata Prameswari.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Megapolitan
Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Megapolitan
Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Megapolitan
Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Megapolitan
Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Megapolitan
Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Megapolitan
Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Megapolitan
Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Megapolitan
Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Megapolitan
Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu Tabung Oksigen yang Dimodifikasi dari Apar

Polisi Tangkap Pemalsu Tabung Oksigen yang Dimodifikasi dari Apar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X