Dianggap Meresahkan, 6 Manusia Silver Dijaring Satpol PP Tangsel

Kompas.com - 09/11/2019, 17:48 WIB
dokumentasi dinsos Tangsel

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Sosial Tangerang Selatan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) untuk melakukan penertiban terhadap manusia silver.

Sebanyak enam manusia silver diamankan dari dua wilayah Bundaran Maruga, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Ada enam orang yang dijaring dalam operasi, dari Ciater (Bundaran Maruga). Ini menjadi problem, laporan masyarakat mengganggu. Terus itu kan manusia yang harus diberdayakan, dia pakai cat apa itu, berbahaya buat dirinya," ujar Kasie Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Taufik Wahidin saat dihubungi, Sabtu (9/11/2019).

Baca juga: Manusia Silver Dinilai Meresahkan, Dinsos Tangsel Lakukan Penertiban

Menurut Taufik, manusia silver tersebut dinilai meresahkan karena menggangu ketertiban jalan dan selalu meminta sumbangan dengan mengatasnamakan yayasan.

"(Uang galangan dana) buat dia. Itu atas nama yayasan apa, saya lupa itu. Cuma dia buat pribadi, enggak mungkin buat disetor ke yayasan," ucap Taufik.

Berdasarkan hasil pendataan, keenam manusia silver bukan merupakan warga Tangerang Selatan. Kepada petugas, mereka mengaku melakukan karena desakan ekonomi.

"Kita bawa ke Dinas Sosial untuk pendataan. Karena kendalanya kita enggak punya panti rehabilitasi untuk anak punk dan anak silver, akhirnya didata, dicatat, dan dipulangkan," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pembangunan BTB School di Taman Pluit Putri Terendam Banjir

Lokasi Pembangunan BTB School di Taman Pluit Putri Terendam Banjir

Megapolitan
Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Operator Mengantuk akibat Begadang

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Operator Mengantuk akibat Begadang

Megapolitan
Sering Hujan Lebat di Jakarta dan Sekitarnya, Ini Penjelasan BMKG

Sering Hujan Lebat di Jakarta dan Sekitarnya, Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Soal Penanganan Covid-19, Epidemiolog: Depok Harus Dibantu Jakarta

Soal Penanganan Covid-19, Epidemiolog: Depok Harus Dibantu Jakarta

Megapolitan
Kedapatan Layani Dine In, Sebuah Restoran di Hotel Rawamangun Ditutup Tiga Hari

Kedapatan Layani Dine In, Sebuah Restoran di Hotel Rawamangun Ditutup Tiga Hari

Megapolitan
SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Megapolitan
Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Megapolitan
Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Megapolitan
Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Megapolitan
Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Megapolitan
Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X