Peringatan Hari Pahlawan, Anies Baswedan Singgung Ketimpangan di Jakarta

Kompas.com - 10/11/2019, 10:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung masalah ketimpangan yang masih dirasakan rakyat Jakarta dalam upacara peringatan Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2019).

Menurut Anies, masih banyak masalah yang harus diselesaikan di Ibu Kota.

"Di depan kita ada tantangan di Jakarta, ada masalah ketimpangan, ada masalah kesejahteraan, ada masalah begitu banyak," ujar Anies kepada seluruh anak buahnya dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Anies memerintahkan seluruh anak buahnya untuk menyelesaikan masalah-masalah itu.

Dia meminta seluruh anak buahnya terus bekerja demi memperbaiki nasib rakyat Jakarta.

"Selesaikan masalah itu, biarkan kelak anak Bapak Ibu sekalian menyebut Bapak Ibu sebagai pahlawan masalah-masalah yang ada di Jakarta," kata dia.

Baca juga: Gubernur Anies: Masalah yang Kami Rasakan Adalah Ketimpangan Luar Biasa

Dalam upacara tersebut, Anies juga membacakan pidato Menteri Sosial RI Juliari P Batubara.

Dalam pidato tersebut, Juliari menyatakan, di era saat ini, setiap warga bisa menjadi pahlawan dengan menorehkan prestasi di berbagai bidang dan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

Peringatan Hari Pahlawan juga menjadi momentum untuk menjaga persatuan.

"Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain," ucap Anies membacakan pidato Juliari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Megapolitan
Era New Normal, Polisi Disiagakan Periksa Kedisiplinan terhadap Protokol Kesehatan Covid-19

Era New Normal, Polisi Disiagakan Periksa Kedisiplinan terhadap Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X