Kuasa Hukum Surya Anta Cs Kecewa dengan Sikap Polda Metro Jaya

Kompas.com - 11/11/2019, 15:26 WIB
sidang praperadilan Surya Anta Cs lawan Polda Metro Jaya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONsidang praperadilan Surya Anta Cs lawan Polda Metro Jaya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang gugatan praperadilan yang libatkan Surya Anta dan lima tersangka pengibaran bendera Bintang Kejora depan Istana Negara ditunda.

Sidang yang sejatinya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019) hari ini ditunda lantaran pihak Polda Metro Jaya selaku tergugat tidak hadir.

"Sidang ditunda hingga dua minggu ke depan, hingga tanggal 25 karena pihak Polda Metro Jaya tidak hadir," ujar Hakim Agus Widodo dalam persidangan.


Namun, salah satu tim kuasa hukum Surya Anta cs, Michael Himan sempat meminta hakim untuk mempercepat waktu penundaan menjadi seminggu.

Baca juga: Ketika Surya Anta Ginting Mengaku Sakit dan Ingin Dipindah ke Rutan Polda Metro Jaya...

"Yang mulia mohon izin. Setelah kami mengajukan praperadilan bukan saya membantah, tapi saya mau tekankan mungkin boleh dipercepat?" kata Michael.

Namun, hakim tetap pada pendiriannya, sidang akan digelar pada 25 November.

Menanggapi hal tersebut, pengacara Oky Wiratama Siagian yang juga salah satu anggta tim kuasa hukum Surya Anta, mengaku kecewa dengan sikap Polda Metro Jaya. Dia menilai Polda Metro Jaya abai dengan gugatan praperadilan tersebut.

Oky pun sempat mengungkit pernyataan pihak Polda Metro Jaya yang mengatakan siap menjalani sidang praperadilan.

"Kemarin pihak Polda Metro Jaya sempat menyampaikan bahwa siap menghadapi sidang praperadilan. Tetapi nyatanya tidak datang pada sidang perdana," ucap dia.

Dia berharap dalam sidang selanjutnya pihak Polda Metro Jaya bisa kooperatif dan datang untuk menjalani sidang praperadilan sebagai tergugat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Megapolitan
Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X