Duplikat Kunci, Bekas Sopir Pribadi Gasak Perhiasan Majikan

Kompas.com - 11/11/2019, 18:35 WIB
Polisi mengamankan perhiasan hasil curian yang melibatkan mantan sopir pribadi di bilangan Wisma Asri, Bekasi Utara, Senin (11/11/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANPolisi mengamankan perhiasan hasil curian yang melibatkan mantan sopir pribadi di bilangan Wisma Asri, Bekasi Utara, Senin (11/11/2019).

BEKASI, KOMPAS.com — Seorang pria berinisial ST (49) ditahan polisi pada Minggu (10/11/2019) karena mencuri perhiasan milik mantan majikan yang tinggal di Wisma Asri, Bekasi Utara.

"Pencurinya adalah bekas sopir pribadi. Dia sudah beberapa lama tidak bekerja dengan korban," ujar Kapolsek Bekasi Utara Kompol Dedi Nurhadi dalam konferensi pers, Senin (11/11/2019).

Dedi mengatakan, jajarannya sempat mau meringkus ST di rumah istri keduanya, berbekal informasi warga.

Namun, ketika didatangi, ST tidak ada di rumah.

Polisi kemudian memburu ST ke rumah istri pertama yang tidak terpaut jauh.

ST ada di sana dan berupaya melarikan diri.

"Pelaku berupaya melarikan diri, naik ke genteng atas dari rumah dengan menjebol plafon sehingga tanpa perlawanan kita bisa mengamankan pelaku," ungkap Dedi.

Polisi menemukan barang bukti berupa perhiasan milik korban dengan nilai total sekitar Rp 20 juta.

Dedi mengungkap, pelaku menggasak perhiasan dari lemari korban berbekal kunci duplikat yang ia bikin saat masih bekerja dengan majikan.

"Ada gelang emas 22 gram, 1 liontin berlian, 1 anting berlian, cincin berlian, dan jam tangan," ujar Dedi.

ST dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun bui.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Megapolitan
Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X