Polisi Sita Senjata Api dari Sopir yang Diamuk Massa di Poltangan karena Tabrak Lari

Kompas.com - 12/11/2019, 09:23 WIB
Ilustrasi senjata api. THINKSTOCKIlustrasi senjata api.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono mengatakan, polisi sempat mengamankan pengemudi mobil yang diamuk massa di putaran Poltangan, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019) malam.

Ternyata, polisi juga mengamankan senjata api dari tangan pengemudi mobil. Namun, Harsono mengatakan bahwa pengemudi yang diamuk massa itu adalah seorang anggota polisi.

Kendati demikian, Harsono belum bisa memastikan polisi tersebut berasal dari kesatuan mana.

"Informasinya anggota kami (polisi)," kata Harsono saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2019).

Anggota polisi yang belum diketahui identitasnya itu diduga mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dari arah Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca juga: Diduga Serempet Kendaraan dan Kabur, Seorang Sopir Dihakimi Warga

Mobil yang dikendarai pun diduga menyerempet kendaraan lain lalu setelah itu mencoba kabur.

"Jadi katannya informasinya nyerempet di Pancoran terus akhirnya dikejar nabrak ke dalam sparator itu," kata Harsono.

Saat diamuk massa, pengemudi mobil yang belum diketahui identitasnya itu langsung diamankan oleh anggota Brimob yang kebetulan sedang berada di lokasi.

"Informasi kebetulan Brimob kan patroli jam segitu keliling pakai motor. Brimob-nya bantuin menolong. Kalau enggak ada Brimob enggak tahu lah," ucap dia.

Harsono menduga kini si pengemudi mobil telah ditangani pihak Provos karena masih menjadi anggota polisi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji Lebih Dulu

Kasus Dugaan Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji Lebih Dulu

Megapolitan
Cara Dishub DKI Antisipasi Penumpukan Penumpang Jelang Sanksi Gage

Cara Dishub DKI Antisipasi Penumpukan Penumpang Jelang Sanksi Gage

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan di Margonda Residence

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Anies Sebut Toa Peringatan Banjir Banyak yang Tidak Berfungsi, BPBD Jangan Beli Lagi

Anies Sebut Toa Peringatan Banjir Banyak yang Tidak Berfungsi, BPBD Jangan Beli Lagi

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, 2.031 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Bekasi

Operasi Patuh Jaya, 2.031 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polisi Saran Pembebasan Lahan di Kecamatan Pinang Ditunda agar Tak Terjadi Keributan

Polisi Saran Pembebasan Lahan di Kecamatan Pinang Ditunda agar Tak Terjadi Keributan

Megapolitan
Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi Perampokan Warung Sembako di Ciracas

Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi Perampokan Warung Sembako di Ciracas

Megapolitan
Polisi Tangkap Penyerang Kantor Kecamatan Pinang yang Bawa Senjata Tajam

Polisi Tangkap Penyerang Kantor Kecamatan Pinang yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Tujuh Pegawai Positif Covid-19, Kantor BNN Jakut Tetap Beroperasi

Tujuh Pegawai Positif Covid-19, Kantor BNN Jakut Tetap Beroperasi

Megapolitan
Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Megapolitan
Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Megapolitan
Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Megapolitan
Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X