Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Kompas.com - 12/11/2019, 10:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai NasDem yang digelar 8-11 November itu mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz Hafidz Mubarak AGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Kongres II Partai NasDem yang digelar 8-11 November itu mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz

JAKARTA, KOMPAS.com - Sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diprediksi menjadi figur yang bakal maju dalam kontestasi Pilpres 2024. Namun, hingga kini Anies belum memutuskan untuk berlabuh ke partai politik yang mana.

Di satu sisi, Partai Nasdem lebih condong merangkul Anies lantaran DKI 1 itu sudah datang dan diundang dalam Kongres II Partai Nasdem di JIExpo Kemayoran pada Jumat lalu.

Baca juga: Kemesraan Anies-Nasdem dan Poros Baru Antitesis Jokowi dalam Pilpres 2024

Hal ini dinilai bisa jadi momentum membawa Anies kembali ke lingkungan Nasdem.

"Apalagi pertarungan di 2024 cukup terbuka, tidak ada partai dan figur yang relatif mendominasi panggung politik. Ini nah diantara figur-figur yang diprediksi akan potensial maju ada nama Anies Baswedan," ucap ucap pengamat politik Adi Prayitno kepada Kompas.com, Senin (11/11/2019).

"Wajar kemudian Nasdem yang secara terbuka memang membidik itu, kedua memang Anies Baswedan suka enggak suka memiliki darah ideologis Nasdem," tambah Adi.

Lanjut Adi, selain Anies Baswedan ada tokoh-tokoh lain yang digadang-gadang akan menjadi sosok potensial pada pemilu 2024.

Baca juga: Soal Isu Akan Dipinang Nasdem untuk Pemilu 2019, Anies: Rileks Dulu Saja

Tokoh-tokoh itu berasal dari kepala daerah yang ada di beberapa kawasan di Indonesia.

"Selain Anies Baswedan kan ada kepala daerah yang paling banyak dibicarakan orang terlepas dari pro dan kontranya Pak Anies, seperti di luar ada Ganjar, Risma dan Ridwan Kamil," kata Adi.

Seperti diketahui Nasdem justru mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memberi sambutan sekaligus membuka kongres.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya sebelumnya mengatakan, Anies diundang selaku Gubernur DKI Jakarta dan memberikan ucapan selamat datang kepada peserta kongres dari Sabang sampai Merauke.

Anies juga diundang dalam kongres karena ia "orang dalam" yang tidak asing untuk Nasdem.

"Anies itu pembaca manifesto Nasional Demokrat (saat Partai Nasdem masih menjadi ormas). Anies bukan orang asing, anies itu orang dalam di Nasdem," kata dia

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Megapolitan
Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Megapolitan
Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Megapolitan
Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Megapolitan
[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Megapolitan
Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Megapolitan
Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Megapolitan
Kisah Manik, Penerima Beasiswa yang Terjun sebagai Relawan ACT Covid-19 Bogor

Kisah Manik, Penerima Beasiswa yang Terjun sebagai Relawan ACT Covid-19 Bogor

Megapolitan
Percobaan Penculikan Anak Kembali Terjadi di Depok, Korban Dibekap Tisu Saat Bermain

Percobaan Penculikan Anak Kembali Terjadi di Depok, Korban Dibekap Tisu Saat Bermain

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X