Berbiaya Besar, Seperti Apa Trotoar Jakarta yang Berkonsep Complete Street?

Kompas.com - 12/11/2019, 19:22 WIB
Kondisi trotoar yang sudah direvitalitasi di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Tahmarin di DKI Jakarta. DOK. Humas Pemerintah Provinsi DKI JakartaKondisi trotoar yang sudah direvitalitasi di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Tahmarin di DKI Jakarta.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengerjaan pembangunan trotoar sepanjang 103 meter pada 2020.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan pembangunan trotoar itu nantinya akan berkonsep complete street di sejumlah ruas jalan di Jakarta.

Konsep itu mensyaratkan tak hanya penataan trotoar, tetapi juga peningkatan jalan samping trotoar hingga lampu-lampu jalan di trotoar.

“Misalnya yang akan dibangun complete street  ialah Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Casablanca, Jalan KH Hasyim Ashari, dan Jalan Pramuka,” ujar Hari di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).


Ia mengatakan, trotoar yang didesain complete street nanti akan memiliki lebar lebih dari 5,5 meter.

Baca juga: Anggaran Pembangunan Trotoar pada 2020 Dipangkas Rp 204 Miliar

Pembangunan trotoar complete street itu juga harus membutuhkan pengerjaan peningkatan jalan samping trotoar yang hendak dibangun. Setelah itu, pembangunan trotoarnya.

“Lalu kelengkapan jaringan utilitasnya atau manhole dan pembangunan amenities-nya,” ucap Hari.

Kemudian, pemasangan lampu-lampu jalan di trotoar itu pun masuk dalam item kelengkapan pembangunan trotoar.

Baca juga: Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

“Ada juga ubin pemandu, bangku tamannya juga ada. Pokoknya komplet,” ucap Hari.

Dalam trotoar complete street itu nantinya juga dibangun jalur penyeberangan, trotoar transit, dan jalur pejalan kaki penyandang disabilitas. Jalur sepeda yaitu jalur sepeda, area hijau, dan parkir sepeda.

Adapun pembangunan trotoar ini dianggarkan sebelumnya Rp 1,2 triliun. Namun, setelah pembahasan dengan anggota DPRD Komisi D anggaran itu dipangkas menjadi Rp 996 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X