Melihat Jalur Sepeda di Lima Kota Dunia, Bisa Jadi Contoh Bagi Jakarta

Kompas.com - 13/11/2019, 06:09 WIB
Jalur sepeda di kota Amsterdam, Belanda dibuat terpisah. Kota ini menjadi salah satu kota terbaik dan teramah bagi para pesepeda. Bidik layar Youtube I AmsterdamJalur sepeda di kota Amsterdam, Belanda dibuat terpisah. Kota ini menjadi salah satu kota terbaik dan teramah bagi para pesepeda.

Jalanan ini menembus taman demi taman. Menurut Indi, saat ini PCN sudah mencapai 300 Km di Singapura.

3. Amsterdam, Belanda

Kota Amsterdam, Belanda disebut sebagai salah satu kota yang paling ramah terhadap pesepeda. Bahkan, Amsterdam sampai disebut surganya pesepeda di dunia.

Dikutip dari akun Youtube Bloomberg, kota seluas 219 Km persegi ini memiliki jalur sepeda sepanjang 500 Km.

Kota ini memiliki sejarah cukup panjang sebelum akhirnya dinobatkan sebagai surganya pesepeda. Dulunya setelah perang dunia kedua, keberadaan sepeda sempat tergerus oleh mobil.

Namun, pada tahun 1972 jumlah kematian karena kecelakaan memuncak. Tercatat angka kematian karena kecelakaan mencampai angka 3.500 yang menimbulkan protes masyaratnya. Ditambah lagi krisis minyak yang terjadi setahun kemudian.

Kondisi ini membuat warga mulai beralih menggunakan sepeda. Di tahun 1978, Pemerintah Belanda mulai menerapkan sistem woonerf atau berbagi ruas jalan untuk berbagai kepentingan.

Woonerf dirancang untuk memperlambat pengemudi dengan menghapuskan trotoar sehingga mobil sepeda dan pejalan kaki berbagi di satu jalan. Hal ini membuat pengendara mobil menurun drastis dan pesepeda meningkat.

Dalam video itu juga disebutkan bahwa hampir seperempat warga Belanda menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi utama.

Sementara itu, pantauan dar Youtube I amsterdam, jalur sepeda di jalan raya Belanda sama seperti di Indonesia yang dibuat di atas aspal. Namun bedanya, jalur sepeda berada di sisi kanan jalan.

Tidak ada separator khusus yang membatasi jalur sepeda dengan kendaraan bermotor. Hanya garis putih yang mebatasi kedua lajur tersebut. Jalur sepeda diberi warna merah dengan gambar sepeda di atasnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X