Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Kompas.com - 13/11/2019, 10:01 WIB
Anggota DPRD bersama Dinas Bina Marga Tinjau Trotoar Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAAnggota DPRD bersama Dinas Bina Marga Tinjau Trotoar Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

Selain itu, Suku Dinas Kehutanan tiap wilayah juga akan menebang dan mengganti pohon di lokasi-lokasi trotoar yang direvitalisasi suku dinas.

Djauhar juga mengatakan jenis pohon yang akan ditanam untuk menggantikan pohon-pohon yang ditebang di tiap lokasi akan berbeda-beda, disesuaikan dengan ruang yang disediakan di trotoar untuk menanam pohon tersebut.

Baca juga: Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Untuk tabebuya, ruang yang diperlukan harus memiliki lebar lebih dari satu meter.

" Cikini nanti kami tanamnya seperti bougenville, soka, sifatnya semak perdu, tidak pohon besar. Kami sesuaikan space-nya. Cikini ada beberapa titik juga tabebuya," ucap Djauhar.

Disarankan tanam pohon kurma

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengatakan, seharusnya Pemprov DKI Jakarta mengganti pohon angsana yang telah ditebang itu dengan pohon-pohon besar, bukan tanaman tabebuya.

Salah satu pohon besar yang diusulkan untuk ditanam di Cikini adalah pohon kurma.

Ida menilai pohon-pohon tabebuya yang telah ditanam di depan Taman Ismail Marzuki akan membutuhkan waktu lama untuk tumbuh sesuai harapan.

Kawasan di sana pun akan terkesan gersang dan tak terawat.

Ida mengatakan, dengan menanam pohon kurma, nilai estetika trotoar pun akan bertambah. Bahkan, tanaman ini juga dinilai lebih cepat tumbuh dibanding tanaman tabebuya.

Baca juga: Alih-alih Ditebang, DPRD DKI Minta Pemprov Rawat Pohon yang Rapuh

"Kurma itu kalau ditanam itu bagus, bisa buat keindahan jalan. Lalu kurma bisa dililitin lampu kecil-kecil kan tambah bagus trotoar," kata Ida.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Donny Saragih, Peras Bos Terdahulu hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta

Donny Saragih, Peras Bos Terdahulu hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Geram hingga Reaksi Istana kala Revitalisasi Monas Terus Dilanjutkan...

Ketua DPRD DKI Geram hingga Reaksi Istana kala Revitalisasi Monas Terus Dilanjutkan...

Megapolitan
Fakta Kebakaran di Kebayoran Lama, 1 Korban Tewas karena Terkunci di Rumah

Fakta Kebakaran di Kebayoran Lama, 1 Korban Tewas karena Terkunci di Rumah

Megapolitan
Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

Megapolitan
Pemkot Bogor dan Gojek Sepakat Bangun Shelter di Seputar Stasiun Bogor

Pemkot Bogor dan Gojek Sepakat Bangun Shelter di Seputar Stasiun Bogor

Megapolitan
162 Warga Jadi Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

162 Warga Jadi Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

Megapolitan
Usai Diselamatkan, Wanita yang Mau Bunuh Diri di JPO Sempat Benturkan Kepalanya

Usai Diselamatkan, Wanita yang Mau Bunuh Diri di JPO Sempat Benturkan Kepalanya

Megapolitan
Donny Saragih Juga Pernah Dilaporkan Kasus Penggelapan dan Penipuan ke Polda Metro Jaya

Donny Saragih Juga Pernah Dilaporkan Kasus Penggelapan dan Penipuan ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Megapolitan
Psikolog Ungkap Pelaku Eksibisionisme Senang jika Divideokan Korbannya

Psikolog Ungkap Pelaku Eksibisionisme Senang jika Divideokan Korbannya

Megapolitan
Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Megapolitan
Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X