Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Kompas.com - 13/11/2019, 13:36 WIB
Polisi gadungan diamankan aparat Polsek Ciputat, di kolong flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/11/2019). TribunJakarta.com/Jaisy Rahman TohirPolisi gadungan diamankan aparat Polsek Ciputat, di kolong flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi gadungan beraksi di kolong Flyover Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu (13/11/2019).

Berlagak bak polisi lalu lintas, pria yang mengenakan penutup wajah dan kaos abu-abu bertuliskan polisi di dada kirinya ini menghentikan sejumlah pengendara yang melawan arus.

Gelagat pria yang belum diketahui identitasnya itu mencurigakan bagi warga.

Indra Surjawan, yang sedang bekerja di wilayah itu, menyambangi pria yang berlagak polantas itu.

"Saya curiga ini anggota polisi yang resmi atau bukan. Makanya saya tanya, Bapak dinas di mana. Dibilang di Lebak Bulus. Saya kontak anggota Polsek Ciputat, Pak ada orang demikian, ya sudah merapat," ujar Indra kepada TribunJakarta.com.

Tiga anggota Polsek Ciputat pun mendatangi lokasi dan langsung mengamankan pria yang mengaku polisi itu.

Dia sempat diamankan di bengkel tempat kerja Indra. Indra bahkan mengatakan, polisi gadungan itu menilang pengendara sepeda motor yang melawan arus dan meminta uang.

"Jadi dia melakukan tilang tidak resmi, dia minta bayaran," ujar pria yang mengaku anggota Pokdarkamtibmas Polres Jakarta Barat itu.

Sampai sekitar pukul 11.00 WIB, mobil Unit Reskrim Polsek Ciputat tiba dan membawa pria tersebut ke Mapolsek Ciputat.

Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Ia membenarkan bahwa pria tersebut merupakan polisi gadungan.

"Ya benar ini oknum warga yang menyamar sebagai anggota Polri. Polisi gadungan lah. Kita sudah amankan," ujar Endy saat dihubungi melalui sambungan telepon. (JAISY RAHMAN TOHIR)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Polisi Gadungan di Flyover Ciputat Berlagak Menilang untuk Minta Uang ke Pengendara".



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak-anak yang Lakukan Pornoaksi Pura-pura Belajar Online untuk Mengelabui Orangtua

Anak-anak yang Lakukan Pornoaksi Pura-pura Belajar Online untuk Mengelabui Orangtua

Megapolitan
'Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?'

"Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?"

Megapolitan
Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Megapolitan
Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Megapolitan
Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Megapolitan
Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Megapolitan
Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

Megapolitan
Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

Megapolitan
Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Pembangunannya Sempat Terhambat, Jalur DDT Manggarai-Cikarang Diharapkan Rampung 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X