Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kompas.com - 14/11/2019, 12:47 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di atas kapal pembersih Seahamsters hasil kerja sama dengan beberapa LSM mancanegara. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANWakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di atas kapal pembersih Seahamsters hasil kerja sama dengan beberapa LSM mancanegara.


BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Yayan Yuliana mengaku bahwa pihaknya diuntungkan dengan pemberian tiga unit kapal pembersih sungai hasil kerja sama dengan LSM Waste4Change.

Selain mampu menjangkau sampah-sampah yang berada di tengah kali, kapal pabrikan Jerman ini pun punya kapasitas angkut yang lumayan besar.

"Dia bisa mengangkut 200 sampai 300 kilogram sampah," ujar Yayan melalui sambungan telepon, Rabu (13/11/2019).

Ia berujar, selama ini Kali Bekasi kerap dipenuhi sampah yang berada di tengah-tengah kali sehingga sulit diangkut.

Baca juga: Kapal Buatan Jerman Disebut untuk Bantu Pemkot Bekasi Jangkau Sampah di Kali

Ia enggan mengerahkan pasukannya, "Tim Katak Oren" buat ke tengah kali meraup sampah. Sebab, selain berbahaya, hal tersebut juga tak begitu signifikan karena kapasitas angkut tenaga manusia terbatas. Oleh karena itu ia merasa terbantu dengan datangnya kapal sampah ini.

"Dia (kapal) bisa menggiring sampah kemudian mengangkut juga. Jadi dia menggiring sampah ke permukaan air. Kita kalau sampah ada di tengah-tengah (kali) kan kesulitan kalau enggak pakai kapal-kapal kayak begitu," ujar Yayan.

Untuk beberapa waktu ke depan, kapal ini akan dioperasikan oleh staf LSM Waste4Change dibantu dengan beberapa pegawai dinas lingkungan hidup.

Apabila sudah mahir, para pegawai dinas lingkungan hidup bakal mengoperasikannya secara mandiri.

Baca juga: Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi memperoleh kapal pembersih sungai bernama "Seahamsters" hasil kerja sama dengan lembaga Waste4Change, One Earth One Ocean, Reset Plastic, dan Greencycle.

Kota Bekasi didapuk menjadi lokasi percontohan operasional kapal tersebut.

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto menyatakan bahwa kapal tersebut akan dioperasikan di aliran Kali Bekasi dan disiagakan di sekitar Bendungan Prisdo.

"Kami sadari pencemaran sampah di Kota Bekasi tiap harinya mencapai 1.800 ton. Kapal ini nantinya akan difokuskan pada pembersihan Kali Bekasi," jelas Tri melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

Megapolitan
Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

BrandzView
5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Megapolitan
UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Megapolitan
Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Percobaan Perampokan Sadis di Bekasi, Pelaku Terlilit Hutang

Percobaan Perampokan Sadis di Bekasi, Pelaku Terlilit Hutang

Megapolitan
Anggota PPSU Rusak Kantor Satpel LH Mampang Prapatan, Polisi: Salah Paham Saja

Anggota PPSU Rusak Kantor Satpel LH Mampang Prapatan, Polisi: Salah Paham Saja

Megapolitan
Pengelola: Pengembangan Fasilitas Ancol Dilakukan Supaya Orang Tak Perlu ke Luar Negeri

Pengelola: Pengembangan Fasilitas Ancol Dilakukan Supaya Orang Tak Perlu ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 8 Juni: Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Pasien Sembuh Bertambah 2

UPDATE 8 Juni: Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Pasien Sembuh Bertambah 2

Megapolitan
Fasilitas di Atas Lahan Reklamasi Ancol Bakal Dibangun pada 2021

Fasilitas di Atas Lahan Reklamasi Ancol Bakal Dibangun pada 2021

Megapolitan
Kuasa Hukum: Korban Pencabulan oleh Pejabat Gereja di Depok Bertambah Jadi 21 Anak

Kuasa Hukum: Korban Pencabulan oleh Pejabat Gereja di Depok Bertambah Jadi 21 Anak

Megapolitan
8 PSK Terjaring Razia Satpol PP di Bekasi

8 PSK Terjaring Razia Satpol PP di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X