RPTRA Krendang Akhirnya Ganti Foto Jusuf Kalla dengan Wapres Ma'ruf Amin

Kompas.com - 15/11/2019, 10:15 WIB
Foto Wakil Presiden Indonesia KH Maruf Amin di RPTRA Krendang, Tambora, Jakarta Barat KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARFoto Wakil Presiden Indonesia KH Maruf Amin di RPTRA Krendang, Tambora, Jakarta Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Lurah Krendang Andre angkat bicara soal belum terpasangnya foto Wakil Presiden yang baru, yakni KH  Ma'ruf Amin. Andre mengaku lupa mengganti foto yang sebenarnya sudah lama disiapkan.

"Astaghfirullah lupa ditukar, sebenarnya sudah ada perencanaan tapi lupa dipasang saja," ucapnya kepada Kompas.com, Kamis (14/11/2019).

Menyadari belum terpasanganya foto KH Ma'ruf Amin di Balai Pertemuan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Andre pun langsung menggantinya.

"Sudah diganti dan dipasang ya," kata Andre.

Baca juga: Hampir 1 Bulan Jokowi-Maruf Dilantik, RPTRA di Tambora Masih Pasang Foto Jusuf Kalla

Diberitakan sebelumnya, foto Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) periode 2014-2019 Jusuf Kalla masih terpampang di Balai Pertemuan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

Rencananya foto KH Ma'ruf Amin akan dipasang pada Sabtu mendatang pada saat acara murid-murid pramuka.

"Ini semua memang sudah dibicarakan sama teman-teman kemarin ya, ya sudah nanti ada kegiatan di sini kalau enggak salah mau kasih tanda mata foto (foto Wakil Presiden Ma'ruf Amin) dari kegiatan pramuka Sabtu nanti," ujar Nunung di lokasi, Rabu (13/11/2019).

Pantuan Kompas.com, foto Kalla menggunakan jas hitam masih berada di sebelah kanan foto Presiden RI Joko Widodo.

Seharusnya, foto Kalla sudah digantikan dengan Wakil Presiden yang baru yakni KH Ma'ruf Amin.

Sebab, pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin sudah dilaksanakan pada Minggu (20/10/2019), hampir satu bulan yang lalu



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Megapolitan
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Megapolitan
Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Megapolitan
Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Megapolitan
Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Megapolitan
Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X