Penyiraman Air Keras Lagi-lagi Terjadi, Kali Ini 6 Siswi Korbannya

Kompas.com - 15/11/2019, 18:59 WIB
Lokasi penyiraman air keras di Kembangan Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARLokasi penyiraman air keras di Kembangan Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyiraman cairan kimia kembali terjadi di wilayah Jakarta Barat. Terbaru, penyiraman terjadi di Jalan Mawar, Srengseng, Kembangan dan menimpa enam siswi SMP 207 Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pantauan Kompas.com, lokasi kejadian saat ini sudah dijaga oleh pihak polisi dan TNI serta telah dipasangi garis polisi hingga radius 50 meter.

Warga di sekitar lokasi pun turut penasaran dan mengerubungi lokasi kejadian.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Sementara itu, lokasi sekolah tidak jauh dari tempat kejadian perkara. Salah satu guru sekolah bersangkutan membenarkan bahwa enam muridnya menjadi korban penyiraman cairam kimia.

"Enam siswi kami yang jadi korban, yakni inisial Z, E, W, C, EK dan satu lagi saya lupa," kata Wakil Kepala Sekolah SMP 207 Imam Hidayat ditemui di sekolah, Jumat (15/11/2019).

Menurut Imam, peristiwa terjadi usai jam sekolah. Keenam siswanya tengah berjalan menuju rumah salah satu korban, yakni C.

Baca juga: Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

"Jadi mereka itu pulang sekolah niatnya mau main ke rumah C, namun di perjalanan terkena siraman cairan kimian oleh pengendara sepeda motor," kata Imam.

Kini, bekas cairan kimia bahkan masih membekas di aspal jalanan tempat kejadian perkara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X