Ditabrak Mobil di Pamulang, Sopir Angkot Luka pada Bagian Kepala

Kompas.com - 18/11/2019, 11:09 WIB
Kecelakaan antara mobil bernomor polisi B 2065 BFW dan angkot terjadi di depan pintu pasuk Villa Pamulang Mass Jalan Raya Puspitek, Pamulang,  Tangerang Selatan, pada Senin (18/11/2019). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKecelakaan antara mobil bernomor polisi B 2065 BFW dan angkot terjadi di depan pintu pasuk Villa Pamulang Mass Jalan Raya Puspitek, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (18/11/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kecelakaan antara mobil bernomor polisi B 2065 BFW dan angkot terjadi di depan pintu masuk Villa Pamulang Mass Jalan Raya Puspitek, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (18/11/2019).

Akibat kecelakaan tersebut, sopir angkot jurusan Ciputat-Pamulang 2 itu mengalami luka pada bagian kepala.

Salah satu warga di lokasi, Gunawan mengatakan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 9.15 WIB. Saat itu mobil berwarna hitam yang melintas dari Setu menuju Pamulang tiba-tiba menabrak angkot.

Diduga mobil hitam yang menabrak dengan kencang itu membuat angkot itu terbanting ke ke kiri hingga menabrak pembatas jalan.

" Angkot itu sampai buang ke kiri, menabrak trotoar. Kalau angkot bagian depan belakang rusak, kalau mobil bagian depannya saja rusak. Sopir luka di kepala keluar darah," ujar Gunawan saat di lokasi.

Baca juga: Anggap Keterangan Polisi Tak Sesuai Fakta, Keluarga Korban Tabrakan Grabwheels Lapor ke Kompolnas

Menurut Gunawan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sopir angkot yang mengalami kecelakaan tersebut tak sedang membawa penumpang selain istrinya.

"Bukan penumpang, katanya istrinya sih itu tapi memang duduknya di belakang," ucapnya.

Kini , sopir angkot yang menglami luka pada bagian kepala telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pamulang. Sedangkan kedua mobil tersebut masih dalam proses evakuasi.

Dari pengamatan kompas.com di lokasi, kecelakaan tersebut membuat jalan macet dari arah Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangsel dan sebaliknya.

Saat ini kondisi tersebut pun telah ditangani Kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan di lokasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Dua Tersangka Prostitusi Anak di Rawa Bebek

Polisi Kembali Tangkap Dua Tersangka Prostitusi Anak di Rawa Bebek

Megapolitan
Banjir di Perumahan BPI, Warga Sebut Pompa Air Tak Semua Berfungsi

Banjir di Perumahan BPI, Warga Sebut Pompa Air Tak Semua Berfungsi

Megapolitan
Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Megapolitan
Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Megapolitan
Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Banjir 50 Sentimeter Surut, Warga Perumahan BPI Tangsel Mulai Bersih-bersih

Banjir 50 Sentimeter Surut, Warga Perumahan BPI Tangsel Mulai Bersih-bersih

Megapolitan
Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Megapolitan
7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan

7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

Megapolitan
Ketika Cawagub DKI Mulai Tebar Pesona

Ketika Cawagub DKI Mulai Tebar Pesona

Megapolitan
Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Megapolitan
Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X