Validasi Prediksi Anomali Iklim, LIPI Kirim Peneliti ke Perairan Selatan Pulau Jawa

Kompas.com - 18/11/2019, 12:43 WIB
Peneliti Lipi yang akan berangkat pada hari ini, Senin (18/11/2019) ke Selatan Pulau Jawa untuk melakukan penelitian laut dalam KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPeneliti Lipi yang akan berangkat pada hari ini, Senin (18/11/2019) ke Selatan Pulau Jawa untuk melakukan penelitian laut dalam

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) berangkatkan sejumlah peneliti keluar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia pada hari ini, Senin (18/11/2019).

Plt Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam Lipi Nugroho Dwi Hananto mengatakan penelitian ini penting dilakukan untuk melihat anomali iklim global.

"Indonesia ini kan ada di daerah persimpangan antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Kemudian kita itu sangat berperan pada menentukan iklim dunia. Bagaimana kita mengetahui fenomena interaksi antara samudra dan atmosfer," kata Nugroho di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara.

Nugroho menjelaskan, selama ini dunia belum bisa mengetahui secara presisi anomali iklim yang terjadi. Biasanya badan-badan terkait hanya mengeluarkan prediksi berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh satelit.

Baca juga: LIPI: Seperlima Lahan Bumi Berkurang, Indonesia Harus Kelola Ini

Untuk memvalidasi prediksi tersebut, para peneliti laut dalam LIPI akan mengumpulkan data oceonografi berupa kecepatan arus lintas dan suhu di laut dalam selatan Pulau Jawa.

Dalam penelitian ini, LIPI akan melakukan dua kali pelayaran menggunakan kapal Baruna Jaya VIII milik mereka yang sudah dilengkapi peralatan canggih.

Pelayaran pertama akan dimulai pada hari ini hingga 24 Desember 2019. Dimulai dari Jakarta, menuju Selat Sunda, terus ke Samudra Hindia dan bersandar di Banyuwangi.

"Kemudian dari Banyuwangi kita ada pelayaran kedua dari Banyuwangi kita berlayar ke Selat Makassar dari Selat Makassar kita kembali ke Jawa," tutur Nugroho.

Baca juga: Ular Bermunculan di Proyek Pelebaran Kali Pamulang, Ini Kata Pakar LIPI

Selain melakukan penelitian, LIPI juga melakukan perawatan terhadap sebuah pelampung milik Internasional yang dibawahnya terdapat alat yang mengirim data oceonografi secara langsung ke satelit.

Dalam pelayaran ini, LIPI turut menggandeng The First Institute of Oceonography dari Cina, Departement of Athmospheric and Ocean Science University of Maryland, Amerika Serikat, dan Sejumlah universitas yang ada di Indonesia.

Penelitian ini diberi tema Transport Indonesian Seas, Upwelling, Mixing Physics (TRIUMPH).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X