KILAS METRO

Baru, Grab Luncurkan “Three Es” untuk Keamanan Pengguna GrabWheels

Kompas.com - 18/11/2019, 13:30 WIB
Grab Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta meresmikan Program Peningkatan Mutu Jalur Sepeda bagi Alat Mobilitas Pribadi di DKI Jakarta, Senin (18/11/2019). KOMPAS.com/ALEK KURNIAWANGrab Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta meresmikan Program Peningkatan Mutu Jalur Sepeda bagi Alat Mobilitas Pribadi di DKI Jakarta, Senin (18/11/2019).
|

“Namun demikian, kami harapkan pengguna untuk mengembalikan helm tersebut dan tidak dibawa pulang,” kata Tri.

Pembaruan teknologi

Sementara itu, Grab akan pula melakukan pembaruan teknologi yang bisa menghentikan operasional skuter pada area-area tertentu, misalnya pada jalur penyeberangan orang (JPO).

“Jadi, skuter akan mati secara otomatis dan tidak bisa digunakan. Mau tidak mau, pengguna harus menuntun atau menenteng skuter kalau melewati area tersebut,” lanjutnya.

Ketiga ada enforcing, yakni menegakkan peraturan dengan melakukan tindakan apabila perilaku pengguna jasa melanggar.

Baca juga: Grab Menyesal atas Meninggalnya 2 Pengendara Skuter Listrik di Jakarta

“Pengguna akan didenda sebesar Rp 300.000 bila melanggar peraturan, seperti berboncengan atau membiarkan anak di bawah umur (di bawah 18 tahun) mengendarai skuter. Akun mereka juga akan ditangguhkan,” jelas Tri.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Priyanto menyambut baik program yang diinisiasi oleh Grab Indonesia.

“Saat ini pemerintah DKI Jakarta sedang galak-galaknya membangun transportasi masal ramah lingkungan, seperti MRT, LRT, dan BRT. Kami juga fokus membangun prasarana berupa jalur sepeda,” jelas Priyanto.

Selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta saat ini juga sedang menggodok beberapa peraturan gubernur (Pergub), utamanya terkait peaturan penggunaan alat mobilitas pribadi dan bagaimana berlalu lintas yang baik.

“Masih kami godok, rencananya akan selesai pada Desember 2019,” terang Priyanto.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
Jaksel Kembali Zona Merah, Wali Kota: Kalau Cuma Nongkrong di Warung Kopi, Jangan Dulu Deh

Jaksel Kembali Zona Merah, Wali Kota: Kalau Cuma Nongkrong di Warung Kopi, Jangan Dulu Deh

Megapolitan
Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada Tangsel, Benyamin: Nomor Keberuntungan

Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada Tangsel, Benyamin: Nomor Keberuntungan

Megapolitan
Barbershop dan Restoran di Tanjung Priok Ditutup karena Langgar Aturan PSBB

Barbershop dan Restoran di Tanjung Priok Ditutup karena Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X