Pemohon SIM Diperbolehkan Gunakan Kendaraan Pribadi Saat Uji Praktik

Kompas.com - 18/11/2019, 20:14 WIB
Lintasan zig-zag untuk ujian praktik pemohon SIM C di Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (2/5/2016). Nursita SariLintasan zig-zag untuk ujian praktik pemohon SIM C di Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (2/5/2016).

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan mempermudah masyarakat dalam membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

Saat ini, dalam uji praktik berkendara, pemohon dapat menggunakan kendaraan pribadinya.

"Iya, kita tidak mempersulit lah khususnya pengendara pemohon SIM. Jadi fleksibel. Jadi mulai hari ini pemohon bisa menggunakan uji praktik dengan kendaraan pribadinya," ujar Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Bayu Marfiando saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/11/2019).


Menurut Bayu, hal tersebut dilakukan karena jenis kendaraan yang semakin berkembang. Ada yang masih menggunakan kopling dan gigi, ada pula yang sudah matic.

Sementara itu, kendaraan yang disediakan Satpas SIM Cilenggang, Serpong, Tangsel hanya berjenis manual.

Hal ini dianggap agak menyulitkan masyarakat yang hanya bisa menggunakan kendaraan matic.

"Makanya kami perbolehkan pemohon menggunakan kendaraan yang dia bawa. Misalnya jenis matic yang pemohon miliki," kata dia.

Namun, kata Bayu, untuk penggunaan spesifikasi kendaraan pribadi itu harus sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 9 tahun 2012.

Nantinya, petugas uji praktik akan mengatur traffic cone sesuai kendaraan pribadi yang dibawa oleh pemohon.

“Disesuaikan jarak cone dengan ukuran kendaraan pribadi milik pemohon SIM dalam uji praktiknya. Biasanya itu satu setengah dari motor cone itu dibhat," kata Bayu.

Menurut Bayu, selain mempermudah dengan menggunakan motor pribadi, pemohon SIM yang akan menjalani uji praktik juga diperolehkan latihan terlebih dahulu.

Namun, untuk sesi dapat dilakukan pemohon jika jam operasional pembuatan SIM sudah selesai.

"Misal, saat sore hari pemohon latihan untuk besoknya dia akan membuat SIM, itu bisa digunakan agar bisa lulus uji praktik," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anggota Dewan BPJS TK Syafri Tak Tuntut Balik Rizky soal Tudingan Pemerkosaan

Mantan Anggota Dewan BPJS TK Syafri Tak Tuntut Balik Rizky soal Tudingan Pemerkosaan

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X