Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Kompas.com - 18/11/2019, 20:56 WIB
Pondokan kayu yang dibangun warga terdampak penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPondokan kayu yang dibangun warga terdampak penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan warga korban penggusuran di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, meminta Anies Baswedan untuk menepati janji kampanye sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Mereka menyebutkan bahwa ketika kampanye, Anies sempat berjanji untuk tidak melakukan penggusuran.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono nilai, Anies tak konsisten dengan janji kampanyenya.

Bahkan, Gembong menyinggung Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama pun pernah mengingatkan untuk menata Jakarta memerlukan penggusuran.

Baca juga: Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Namun, karena saat itu Anies hendak membangun simpati masyarakat untuk memenangkan Pilkada 2017, maka ia berjanji untuk tidak akan menggusur.

“Tapi kan tidak konsisten akhirnya, apa yang diucapkan tidak konsisten. Faktanya hari ini pak Anies melakukan penggusuran,” ujar Gembong saat dihubungi, Senin (18/11/2019).

Meski demikian, Gembong mendukung adanya penataan kawasan Sunter itu. Sebab satu hal yang paling ampuh dilakukan untuk menata DKI Jakarta, yakni dengan penggusuran.

“Untuk melakukan penataan Jakarta, ya harus (penggusuran), mau tidak mau harus lakukan itu. Tapi, apa yang dilakukan itu kan kontradiksi dengan apa yang diucapkan, cuma itu persoalannya apa yang diucapkan saat kampanye itu hanya lips servis untuk mendapatkan simpati masyarakat,” kata Gembong.

Baca juga: Pemkot Jakut Gusur Lokasi di Sunter, DPRD DKI: Ini Buah Simalakama

Ia mendorong agar Anies merelokasi korban gusuran itu ke tempat yang layak huni.

“Sekarang harus jadi catatan pak Anies, warga yang tergusur mendapat tempat layak huni. Itu yang harus dipikirkan,” tuturnya.

Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari kepolisian, satpol PP dan PPSU melakukan penertiban bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis (14/11).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X