Gerindra Minta PKS Tentukan Satu Nama Calon Cawagub DKI

Kompas.com - 19/11/2019, 09:25 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). Singgih WiryonoAnggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif, mengatakan, partainya meminta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menentukan satu nama calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Sementara Gerindra akan mengajukan satu nama lagi sehingga akan dua calon.

"Ya jadi dari PKS satu (calon cawagub) dari Gerindra satu (calon cawagub)," ujan Syarif, Senin (18/11/2019) malam.

Syarif mengatakan, sampai saat ini Gerindra masih menunggu siapa yang hendak dipilih PKS.

Baca juga: Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

"Apakah Ahmad Syaikhu (anggota DPR RI), apakah Pak Agung (Yulianto). Lalu dari kami empat siapa, kami tunggu itu," ujar dia.

Gerindra belum memastikan siapa yang hendak dipilih. Gerindra sudah punya empat bakal calon dan akan memilih satu dari empat orang itu.

Empat bakal calon dari Gerindra itu adalah anggota Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantono, Sekretaris Jenderal Gerindra Riza Patria, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

Posisi wagub DKI telah kosong sejak 10 Agustus 2018, setelah ditinggal Sandiaga Uno yang maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu Presiden 2019.

Baca juga: Anies Ungkap Kriteria Ideal untuk Jadi Cawagub DKI

PKS dan Gerindra sebagai partai pengusung pasanga calon yang menang pada Pilkada DKI 2017 telah mengusulkan Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai calon wakil gubernur. Keduanya kader PKS. Namun proses pemilihan wagub itu di DPRD DKI berjalan alot bahkan bisa dibilang mandek.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Megapolitan
Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Megapolitan
Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Megapolitan
Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Megapolitan
Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Megapolitan
Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Tambah 200 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel Kawasan Jababeka

Pemkab Bekasi Akan Tambah 200 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel Kawasan Jababeka

Megapolitan
Hilangkan Bau Potongan Jasad Korban, Pelaku Mutilasi Tuangkan Kopi dan Parfum

Hilangkan Bau Potongan Jasad Korban, Pelaku Mutilasi Tuangkan Kopi dan Parfum

Megapolitan
Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Sudah 2 Kali Kabur

Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Sudah 2 Kali Kabur

Megapolitan
UPDATE 21 September: Pasien Covid-19 DKI Bertambah 1.310, Kasus Aktif 12.974

UPDATE 21 September: Pasien Covid-19 DKI Bertambah 1.310, Kasus Aktif 12.974

Megapolitan
Satpol PP Jaksel Tindak 34 Rumah Makan Pelanggar PSBB

Satpol PP Jaksel Tindak 34 Rumah Makan Pelanggar PSBB

Megapolitan
Pentolan Geng Pencopet Ditusuk Anggotanya karena Masalah Setoran

Pentolan Geng Pencopet Ditusuk Anggotanya karena Masalah Setoran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X