Mungkinkah DKI Terapkan Urban Renewal yang Dijanjikan Anies di Lokasi Penggusuran di Sunter Agung?

Kompas.com - 20/11/2019, 07:34 WIB
penebangan pohon kering untuk menanam tabebuya di lokasi penggusuran Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Agung, Jakarta Utara Dok. Kominfotik Jakarta Utarapenebangan pohon kering untuk menanam tabebuya di lokasi penggusuran Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Agung, Jakarta Utara

"Posisinya sekarang ini kan jalan raya, terus ada saluran. Kalau dibikin model begitu (urban renewal) kan enggak bisa," kata dia.

Menurut Syamsul, konsep urban renewal baru bisa diterapkan di kawasan yang memiliki lahan kosong yang bukan untuk kepentingan umum. Contohnya Kampung Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara.

"Kalau ini ( Sunter Agung) kan jalan dan saluran. Kalau misalkan ditata di situ, pakai space yang mana, kecuali kalau misalkan ada lahan, luasnya berapa hektar, memungkinkan," ujar dia.

Maka, jalan satu-satunya setelah penggusuran Sunter Agung adalah merelokasi warga di sana ke rumah susun (rusun). Pemprov DKI sudah menawarkan unit Rusunawa Marunda. Namun, warga tidak mau daftar untuk pindah.

Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta juga menawarkan pelatihan untuk para pekerja di sana. Lagi-lagi, mereka belum mau mendaftar.

"Mereka mungkin masih nungguin barang dagangannya. Kami bantu, misalkan mau jual ke mana, kami bantu angkut, atau mau taruh di mana, kami bantu angkut, jadi enggak semena-mena juga," ucapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X