Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Kompas.com - 20/11/2019, 18:57 WIB
Rute Mikrotrans Jak Lingko 80 rute Rawa Buaya - Rawa Kompeni Jakarta Barat KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARRute Mikrotrans Jak Lingko 80 rute Rawa Buaya - Rawa Kompeni Jakarta Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Rute Mikrotrans Jak Lingko 80 kini melayani masyarakat Jakarta Barat yang akan beraktifitas dari Terminal Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni, Jakarta Barat.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi Nadia Diposanjoyo mengatakan, Jak Lingko 80 adalah mikrotrans kelima yang diresmikan pada bulan ini.

"Rute mikrotrans transjakarta saat ini memang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Dalam satu bulan ini sudah ada lima rute mikrotrans yang dibuka dan Jak Lingko 80 ini adalah rute ke-5," kata Nadia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: BPTJ Akan Integrasikan Jak Lingko dengan Angkutan Umum di Bodetabek

Lanjut Nadia dalam pengoperasiannya Mikrotrans Jak Lingko 80 akan terintegrasi dengan layanan BRT 3E (Sentraland Cengkareng–Puri Kembangan) dan Jak 50 (Kalideres–Puri Kembangan).

Adapun layanan Mikrotrans Transjakarta beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00-22.00 WIB.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walaupun baru 15 armada di Jak Lingko 80 siap mengawal trayek jurusan Rawa Buaya-Rawa Kompeni.

"Kami sediakan minimal 15 unit armada setiap rute baru yang dibuka," ucap Nadia.

Berikut ruas jalan yang dilalui Jak Lingko 80:

Terminal Rawa Buaya - Rawa Kompeni

Terminal Rawa Buaya - Jalan Daan Mogot - Jalan Ring Road - Halte Sumur Bor - Jalan Bambu Larangan - Jalan 20 Desember - Jalan 11 Maret - Jalan Citra Garden - Jalan Prepedan Dalam - Jalan Prepedan Raya - Jalan  Sahabat Raya - Jalan Lingkungan lV - Jalan Benda Raya - Jalan Tegal Alur - Jalan Kayu Besar Kapuk - Jalan Rw 06 - Jalan Kebon 200 - Jalan Kampung Belakang - Jalan Gaga Rawa Kompeni - Jalan Raya Perancis (Rawa Kompeni).

Rawa Kompeni - Terminal Rawa Buaya

Jalan Raya Perancis (Rawa Kompeni) - Jalan Gaga Rawa Kompeni - Jalan Kampung Belakang - Jalan Kebon 200 - Jalan RW 06 - Jalan Kayu Besar Kapuk - Jalan Tegal Alur - Jalan Benda Raya - Jalan Lingkungan lV - Jalan Sahabat Raya - Jalan Prepedan Raya - Jalan Prepedan Dalam - Jalan Citra Garden - Jalan 11 Maret - Jalan 20 Desember - Jalan Bambu Larangan - Halte Sumur Bor - Jalan Daan Mogot - Jalan Ring Road - Terminal Rawa Buaya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Megapolitan
120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

Megapolitan
25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Megapolitan
Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Megapolitan
BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

Megapolitan
Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Megapolitan
Saksi: Teman Pelaku Penembakan di Taman Sari Merusak Gerobak dan Mobil Warga

Saksi: Teman Pelaku Penembakan di Taman Sari Merusak Gerobak dan Mobil Warga

Megapolitan
Covid-19 Kian Menggila, Apa Alasan Pemerintah Belum Ambil Opsi Lockdown Jakarta?

Covid-19 Kian Menggila, Apa Alasan Pemerintah Belum Ambil Opsi Lockdown Jakarta?

Megapolitan
22 Persen Kelurahan di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Covid-19

22 Persen Kelurahan di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Kesal Ditanyakan Kasus Korupsi KONI, Kadispora Tangsel Intimidasi Jurnalis di Gedung Kejaksaan

Kesal Ditanyakan Kasus Korupsi KONI, Kadispora Tangsel Intimidasi Jurnalis di Gedung Kejaksaan

Megapolitan
UPDATE 22 Juni: Tambah 87 Kasus Covid-19 di Tangsel, 600 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 22 Juni: Tambah 87 Kasus Covid-19 di Tangsel, 600 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Enesis Group Gelar Sentra Vaksinasi untuk Masyarakat DKI Jakarta

Enesis Group Gelar Sentra Vaksinasi untuk Masyarakat DKI Jakarta

Megapolitan
Kontroversi Anies-Sandiaga, Tutup Jalan Jatibaru demi PKL Tanah Abang

Kontroversi Anies-Sandiaga, Tutup Jalan Jatibaru demi PKL Tanah Abang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X