Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Kompas.com - 20/11/2019, 19:05 WIB
Sidang pembacaan pledoi dengan terdakwa Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONSidang pembacaan pledoi dengan terdakwa Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa Tri Retno Prayudati alias Nunung mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya menggunakan narkoba jenis sabu.

Ia memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan vonis ringan kepadanya dan suaminya July Jan Sambiran.

Hal itu disampaikan Nunung saat menyampaikan pleidoi atau pembelaan diri dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

"Saya sangat salah, saya sangat salah dan saya menyesali perbuatan saya," ujar Nunung kepada majelis hakim.

Baca juga: Nunung dan Suami Dituntut Rehabilitasi Selama 1 Tahun 6 Bulan, Ini Hal Meringankan Menurut Jaksa

Nunung memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan vonis enam bulan kurungan rehabilitasi.

Alasannya, dia memiliki banyak anak yang masih duduk di bangku sekolah dan harus diasuh.

"Saya harus menanggung keluarga besar. 13 anak angkat saya masih sekolah. Masih ada yang kelas satu SD kelas empat SD," kata dia.

Keadaan diperparah ketika sang ibunda saat ini harus menjalani operasi kanker lidah dan sangat membutuhkan dukungan Nunung.

"Apa Anda menyesali perbuatan Anda?" tanya hakim.

"Saya sangat menyesali, Yang Mulia," jawab Nunung.

Baca juga: Fakta di Balik Cengengesan Nunung...

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nunung dan suami hukuman kurungan satu tahun enam bulan rehablitasi.

Jaksa Boby Mokoginta mengatakan, Nunung dan suami terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba sesuai Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Hal yang memberatkan tuntutan tersebut, yakni Nunung beserta suami terbukti melawan program pemerintah dalam memberantas penggunan narkoba.

"Hal meringankan para terdakwa tidak berbelit-belit dalam memberikan  keterangan pada terdakwa dan menyesali perbuatannya," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X