3 Lokasi di Jakarta Barat Jadi Proyek Awal Atasi Penurunan Tanah

Kompas.com - 21/11/2019, 07:31 WIB
Ilustrasi kota Jakarta SHUTTERSTOCKIlustrasi kota Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga kawasan di Jakarta Barat ditargetkan menjadi proyek awal dalam mengatasi penurunan permukaan tanah oleh lembaga pemerintahan Jepang untuk membantu negara berkembang yakni Japan International Cooperation Agency ( JICA).

"Mereka akan membuat rencana aksi (action plan) pada tiga kawasan area percontohan penanggulangan penurunan tanah di Jakarta Barat," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat, Fredy Setiawan, Rabu (20/11/2019).

Dalam pemaparannya di Kantor Wali Kota Jakarta Barat ia menjelaskan bahwa JICA menargetkan kawasan Malibu Estate Cengkareng Timur, Rusun Pesakih Daan Mogot dan Mall Taman Anggrek, Grogol Petamburan.

Baca juga: Penurunan Tanah di Jakarta Utara Sudah Melebihi 2 Meter


Menurutnya, JICA telah menargetkan ketiga area tersebut untuk mengatasi penurunan permukaan tanah. Namun, perlu kajian mendalam bagi mereka untuk menerapkan teknologinya.

"Ada sejumlah usulan yakni pembuatan fasilitas penampungan air hujan dan tambahan kapasitas tampungan waduk," ujar Fredi.

Terkait tiga kawasan itu, Fredi meminta JICA berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti pengembang, pengelola mall, Suku Dinas Perindustrian dan Energi (Sudis PE) Jakarta Barat yang mengawasi pajak air tanah, pihak kecamatan serta kelurahan.

"Mereka butuh lahan untuk pembuatan teknologi penampungan air hujan. Tentunya ini perlu pengkajian lebih dalam dan koordinasi dengan banyak pihak, seperti pengembang, pengelola mal dan Sudis PE, termasuk kelurahan dan kecamatan," kata Fredi.

Fredi mengatakan jika terlaksana, langkah tersebut juga akan berpengaruh terhadap penanganan banjir rob di Jakarta Barat.

Ketua Kelompok Kerja (pokja) Sosialisasi JICA Teppei Tsurubuchi mempresentasikan tiga kawasan di Jakarta Barat tersebut akan dijadikan rencana aksi penanggulangan penurunan tanah.

Dari pemantauan mereka, kawasan Malibu Estate Cengkareng Timur dinilai berhasil mengatasi masalah penurunan tanah.

"Dari tahun 2007-2010, terjadi penurunan tanah di kawasan Cengkareng Timur Malibu Estate, namun itu tidak lagi mengalami penurunan tanah dari 2014-2018. Ini contoh yang bagus. Kami ingin menjadikan ini sebagai keberhasilan berhentinya penurunan tanah," ujar Teppei.

Teppei mengatakan, penurunan tanah di kawasan Cengkareng Timur disebabkan adanya suplai air dari Palyja pada 2010 sehingga pengambilan air tanah berhenti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Cerita Ahok yang Dianggap Tak Manusiawi | Viral, Sekolah Bobrok di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Cerita Ahok yang Dianggap Tak Manusiawi | Viral, Sekolah Bobrok di Bekasi

Megapolitan
3 Korban Kecelakaan Bus di Subang Masih Dirawat Intensif di RSUD Kota Depok

3 Korban Kecelakaan Bus di Subang Masih Dirawat Intensif di RSUD Kota Depok

Megapolitan
Tolak Omnibus Law dan Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan, KSPI Gelar Unjuk Rasa di DPR

Tolak Omnibus Law dan Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan, KSPI Gelar Unjuk Rasa di DPR

Megapolitan
Mirisnya Kondisi SDN Samudrajaya 04 Bekasi...

Mirisnya Kondisi SDN Samudrajaya 04 Bekasi...

Megapolitan
6.000 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di Depan Gedung DPR RI Hari Ini

6.000 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di Depan Gedung DPR RI Hari Ini

Megapolitan
Pemkot Jaksel Buat 420 Sumur Resapan Selama 2019

Pemkot Jaksel Buat 420 Sumur Resapan Selama 2019

Megapolitan
Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives

Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives

Megapolitan
Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Megapolitan
Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Megapolitan
Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Megapolitan
Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Megapolitan
Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman 'Online'

Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman "Online"

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Megapolitan
Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Megapolitan
Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X