Kabur Berhari-hari, Preman yang Pukuli Pria di Ceger Ditangkap Polisi

Kompas.com - 21/11/2019, 09:31 WIB
Polsek Pondok Aren mengkap IH, preman yang sebelumnya memukuli seorang pria bernama Fahri Dika (24). Pelaku yang melarikan diri ditangkap di jalan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019). dokumentasi Polsek Pondok ArenPolsek Pondok Aren mengkap IH, preman yang sebelumnya memukuli seorang pria bernama Fahri Dika (24). Pelaku yang melarikan diri ditangkap di jalan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polsek Pondok Aren mengkap IH, preman yang sebelumnya memukuli seorang pria bernama Fajri Dika (24). Pelaku yang melarikan diri ini  ditangkap di Jalan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).

"Iya sudah berhasil diamankan tadi subuh, di pinggir Jalan Petukangan Utara. (Pelaku) lagi berhenti," kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto kepada Kompas.com.

Menurut Afroni, setelah memukul Fajri, preman ini terus melarikan diri. Dia kerap berpindah-pindah tempat untuk menghindari polisi.

"Ini karena pelaku sudah tahu jadi lari-larian menghindari petugas posisi dari Jurang Mangu Barat terus bergeser dan saat sedang berhenti di Petukangan Utara kita tangkap," kata Afroni.

Sebelumnya, Fajri Dika dipukuli orang tak dikenal saat mengantarkan kekasihnya pulang yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Sudah Ketahui Ciri-cirinya, Polisi Buru Preman yang Pukuli Pria di Ceger

Namun tiba-tiba di lokasi terdapat sebuah angkot yang berhenti di tepi jalan dengan waktu yang cukup lama.

Korban yang saat itu berada di belakangnya langsung mengklakson angkot tersebut dan jalan. Tiba-tiba, lima orang yang sempat berbicara dengan sopir angkot menghampirinya.

Salah satunya marah-marah karena tak terima diklakson oleh Fajri. Korban yang tak menghiraukan sempat lanjut mengemudikan mobil secara perlahan.

Baca juga: Preman yang Pukuli Pria di Ceger Dikenal Sering Bikin Onar

Saat itu kemarahan salah satu dari lima orang tersebut memuncak hingga memukul bagian depan mobil dengan mengaku kakinya terlindas.

Korban pun didorong hingga terjatuh sebelum akhirnya dipukuli dan ditusuk menggunakan pulpen yang dibawa pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada bagian wajah, kepala, dan punggung.

Korban pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pondok Aren dengan nomor nomor LP/855/K/XI/2019/SPKT/Sek.Pondok Aren.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maret, Ditlantas Polda Metro Jaya Bakal Tambah 45 Kamera ETLE

Maret, Ditlantas Polda Metro Jaya Bakal Tambah 45 Kamera ETLE

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Daerah Jelambar

Polisi Tangkap 8 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Daerah Jelambar

Megapolitan
1.732 Pengendara Motor Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Terekam ETLE

1.732 Pengendara Motor Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Terekam ETLE

Megapolitan
Soal Voting Terbuka untuk Pilih Wagub DKI, F-Gerindra Sebut Anies Pernah Inginkan Itu

Soal Voting Terbuka untuk Pilih Wagub DKI, F-Gerindra Sebut Anies Pernah Inginkan Itu

Megapolitan
Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Megapolitan
Sandiaga Uno Berharap Tidak Ada Muatan Kepentingan dalam Pemilihan Wagub DKI

Sandiaga Uno Berharap Tidak Ada Muatan Kepentingan dalam Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Tukang Ojek Pangkalan yang Peras Penumpang hingga Ratusan Ribu Menyesali Perbuatannya

Tukang Ojek Pangkalan yang Peras Penumpang hingga Ratusan Ribu Menyesali Perbuatannya

Megapolitan
DPRD Bakal Libatkan KPK dalam Pemilihan Wagub DKI untuk Hilangkan Sentimen Politik Uang

DPRD Bakal Libatkan KPK dalam Pemilihan Wagub DKI untuk Hilangkan Sentimen Politik Uang

Megapolitan
Sandiaga Wanti-wanti Jangan Sampai Sirkuit Formula E Rusak Cagar Budaya Monas

Sandiaga Wanti-wanti Jangan Sampai Sirkuit Formula E Rusak Cagar Budaya Monas

Megapolitan
Kronologi Tiga Penumpang Ojek Pangkalan Terminal Kalideres Ditembak Tarif Rp 750.000

Kronologi Tiga Penumpang Ojek Pangkalan Terminal Kalideres Ditembak Tarif Rp 750.000

Megapolitan
Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

Megapolitan
Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

Megapolitan
Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

Megapolitan
Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X