Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kompas.com - 21/11/2019, 17:39 WIB
Desain Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019). Dokumen JakproDesain Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Jakarta International Stadium ( JIS) terus dipercepat oleh BUMD DKI Jakarta Propertindo. Rencananya, stadion ini bisa menampung hingga 82.000 penonton.

Project Manager JIS Arry Wibowo mengatakan, kapasitas penonton di JIS memang disesuaikan dengan syarat jika Indonesia ingin mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia.

"Ini syarat biding calon rumah Piala Dunia harus ada salah satu stadion yang kapasitasnya di atas 80.000," kata Arry saat ditemui Kompas.com di lokasi pembangunan, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Tender Proyek Jakarta International Stadium Diprotes, Ini Komentar Anies


Indonesia belum memiliki stadion dengan kapasitas di atas 80.000. Sejauh ini kapasitas terbanyak di Indonesia masih dipegang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dengan kapasitas 76.127 penonton.

Bahkan jika dibandingkan, stadion yang digadang-gadang sebagai markas Persija ini memiliki kapasitas penonton lebih banyak dari kapasitas stadion klub kelas dunia seperti Real Madrid, AC Milan dan Manchester United.

Baca juga: Penjelasan Jakpro soal Lelang Proyek Jakarta International Stadium yang Diprotes

Stadion Santiago Bernabeu milik Real Madrid memiliki kapasitas 81.044 penonton. San Siro kandang AC Milan dan Inter Milan berkapasitas 80.018 penonton.

Sementara stadion kebanggaan Manchester United berkapasitas 73.300 penonton.

Arry turut menjelaskan, stadion ini didesain sebaik mungkin sehingga bisa menjadi stadion termegah di Asia Tenggara.

"Sesuai Pergub pembangunan Stadion itu 36 bulan, Namun kita dengan idealisme dan akselirasi ditargetkan selesai tahun 2021 pada bulan Oktober, mungkin lebih cepat," ucap Arry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Megapolitan
Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Megapolitan
Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Megapolitan
Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Megapolitan
Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Megapolitan
Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Megapolitan
Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Megapolitan
Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Megapolitan
Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Megapolitan
Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Megapolitan
Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Megapolitan
Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Megapolitan
Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Megapolitan
2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Mahasiswa Berlarian ke Sarinah, Saksi Sebut Mereka Sempat Blokade Jalan Sebelum Ditangkap

Mahasiswa Berlarian ke Sarinah, Saksi Sebut Mereka Sempat Blokade Jalan Sebelum Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X