Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Kompas.com - 21/11/2019, 20:28 WIB
Desain Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019). Dokumentasi JakproDesain Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta Propertindo (Jakpro) hanya menyediakan lahan parkir untuk 1.500 kendaraan di kawasan Jakarta International Stadium ( JIS).

Jumlah ini sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan kapasitas stadion yang bisa memuat hingga 82.000 penonton.

Project Manager JIS Arry Wibowo menyebutkan bahwa idealnya untuk stadion berkapasitas 82.000 setidaknya bisa menampung 5.000 kendaraan.


"Karena Pak Gubernur concernnya mengurangi kendaraan pribadi, makanya di stadium ini jadi kita enggak mengakomodir terlalu banyak," kata Arry kepada Kompas.com di lokasi pembangunan Kamis (21/11/2019).

Meski begitu, JIS akan terintegrasi dengan berbagai jenis angkutan massal.

"Sesuai dengan Pergub akan terintegrasi angkutan massal, jadi ada KRL ditarik di sini," ucap Arry.

Baca juga: Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Selain itu, akan dibangun juga sebuah halte untuk naik turun transjakarta. Di dekat shelter itu juga akan dibangun shelter untuk ojek online menurunkan penumpang.

Arry menambahkan, stasiun LRT fase dua juga akan dibangun tepat di kawasan JIS.

Saat ini, Jakpro tengah melaksanakan pemasangan pancang untuk fondasi stadion.

Stadion dengan kapasitas 82.000 penonton ini ditargetkan selesai antara Agustus atau Oktober 2021.

Arry mengatakan, stadion ini sudah sesuai dengan standar FIFA. Jika suatu saat Indonesia mengajukan diri jadi tuan rumah piala dunia, stadion ini siap digunakan

Setelah diresmikan nanti, stadion JIS digadang-gadang menjadi stadion termegah di Asia Tenggara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Alfian, Diduga Korban Salah Sasaran

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Alfian, Diduga Korban Salah Sasaran

Megapolitan
Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Megapolitan
Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Megapolitan
Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Megapolitan
Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Megapolitan
Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Megapolitan
Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Megapolitan
Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Megapolitan
Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Megapolitan
Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Megapolitan
Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Megapolitan
Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Megapolitan
Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X