Lima Orang Ditangkap karena Hendak Edarkan Dollar Palsu

Kompas.com - 22/11/2019, 16:10 WIB
Press Release Pengungkapan pengedaran uang dollar palsu oleh Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (22/11/2019). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPress Release Pengungkapan pengedaran uang dollar palsu oleh Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (22/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi membekuk lima orang tersangka berinisial DS (49), JK (45), TH (40), DM (39) dan ES (39) saat hendak mengedarkan dollar palsu pada Rabu (13/12/2019).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, malam itu anggota Polsek Pademangan mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi dollar AS palsu di kawasan WTC Mangga Dua.

"Berdasarkan informasi ada seorang yang menawarkan tukar duit dengan dollar tapi dengan harga yang lebih murah," kata Budhi di Mapolsek Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (22/11/2019).

Para tersangka tersebut menawarkan dollar AS palsu seharga Rp 8.000 per dollar-nya. Sedangkan saat ini kurs dollar AS terhadap rupiah sekitar Rp 14.097.

Baca juga: Peredaran Dollar Palsu Digagalkan, 2 Pengedar Digrebek Dini Hari

Polisi lantas mengirimkan informan untuk menjebak pelaku dengan berpura-pura menjadi pelanggan dan bertransaksi di depan WTC Mangga Dua, Pademangan.

Tersangka lantas memperlihatkan uang palsu dollar AS tersebut kepada informan. Dari situ polisi langsung membekuk tersangka DS, JK dan TH.

Setelah penangkapan itu, polisi melakukan pengembangan untuk mencari asal usul uang tersebut. Pada tanggal 14 November, polisi menangkap ES dan DM di Bogor.

"Jadi total barang bukti mata uang palsu yang kita kami itu 220.000 USD dengan pecahan 100 USD. Apabila dirupiahkan bisa mencapai Rp 3 miliar," ucap Budhi.

Terhadap kelimanya dikenakan Pasal 245 KUHP tentang Uang Palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

Megapolitan
BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

[UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

Megapolitan
Pemkot Depok Bikin Pasar Online, Warga Tinggal Hubungi Pedagang untuk Belanja

Pemkot Depok Bikin Pasar Online, Warga Tinggal Hubungi Pedagang untuk Belanja

Megapolitan
Asyik Minum Kopi di Warkop, Pemuda Bekasi Meninggal Dikeroyok 50 Orang

Asyik Minum Kopi di Warkop, Pemuda Bekasi Meninggal Dikeroyok 50 Orang

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran Antardua Kelompok di Tebet

Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran Antardua Kelompok di Tebet

Megapolitan
PHK Massal di Tengah Pandemi Covid-19 dan Upaya Pemerintah Berikan Insentif

PHK Massal di Tengah Pandemi Covid-19 dan Upaya Pemerintah Berikan Insentif

Megapolitan
Polda Metro Jaya Kerahkan 60 Personel untuk Kawal Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Polda Metro Jaya Kerahkan 60 Personel untuk Kawal Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencabutan Kebijakan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 19 April 2020

Pencabutan Kebijakan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 19 April 2020

Megapolitan
Mau Keluar Rumah Hari Ini? Jangan Lupa Pakai Masker

Mau Keluar Rumah Hari Ini? Jangan Lupa Pakai Masker

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Physical Distancing Tak Terlaksana, Warga Padati Pasar | Penumpang Tanpa Masker Dilarang Masuk Stasiun

[POPULER JABODETABEK] Physical Distancing Tak Terlaksana, Warga Padati Pasar | Penumpang Tanpa Masker Dilarang Masuk Stasiun

Megapolitan
Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X