Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kecelakaan di PGC, PT Transjakarta Sebut Ada Motor Terobos Lampu Merah dan Tabrak Bus

Kompas.com - 27/11/2019, 14:52 WIB
Dean Pahrevi,
Jessi Carina

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengendara sepeda motor alami luka ringan usai menabrak bus Transjakarta di persimpangan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, Rabu (27/11/2019) siang.

Video kejadian tersebut viral di media sosial, salah satunya pada akun Instagram @jakarta.terkini. Namun dalam unggahan tersebut, bus Transjakarta disebut telah menerobos lampu merah.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo menyampaikan hal berbeda.

Nadia mengatakan, kecelakaan berawal saat bus Transjakarta 7B jurusan Kampung Rambutan-Blok M berjalan perlahan menuju arah Kampung Rambutan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

27-11-2019 Terjadi laka lantas bus Trans Jakarta menerobos lampu merah hingga menyebabkan kecelakaan, akibat nya seorang pria mengalami luka-luka, sebelum nya petugas dishub sudah memberhentikan laju kendaraan tersebut dari Jl. Dewi Sartika, saat ini dalam proses penanganan Kepolisian dan Dishub, Rabu 27/11/19 . . Untuk info terkini di Jakarta..? . Follow @jakarta.terkini Follow @jakarta.terkini Follow @jakarta.terkini ???? . Jakarta terkini, dekat dengan Jakarta! . Credit by:@ibyadhul.fu4d1 . . . . #jakartaterkini #jakartainfo #infojakarta #jakarta #jakartabarat #jakartaselatan #jakartatimur #jakartapusat #jakartafood #jakartautara #jakartaevent #jktinfo #jakartaphotographer #jakartaonlineshop #jakartaphotography #jakartans #jakartahits #explorejakarta #persijajakarta #persija #persijaday #lokerjakarta #muajakarta

A post shared by Jakarta Terkini (@jakarta.terkini) on Nov 26, 2019 at 7:40pm PST

Kemudian, di saat yang sama, pengendara sepeda motor dari arah Jalan Raya Bogor menerobos lampu merah dan kaget ada transjakarta melintas serta menabrak bus.

"Ketika armada berada di traffic light PGC arah Kampung Rambutan, lampu menujukan warna hijau dan armada berjalan perlahan. Ketika sedang berjalan tepatnya sedang berbelok di persimpangan PGC, motor dari arah Bogor ke arah Tanjung Priok secara bersamaaan melintas. Dikarenakan body armada sudah berbelok, motor pun mengerem mendadak dan menjatuhkan diri tepat di samping kanan body bus," kata Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor yang jatuh langsung dibantu warga sekitar dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Kerusakaan hanya ada pada motor yang baret di bagian sepatbor depan. (Pengendara sepeda motor) luka ringan sudah ditangani," ujar Nadia.

Adapun kecelakaan itu tidak mengganggu perjalanan bus Transjakarta tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pembegal Motor Warga yang Sedang Cari Makan Sahur di Bekasi

Polisi Tangkap Pembegal Motor Warga yang Sedang Cari Makan Sahur di Bekasi

Megapolitan
Tertipu Program Beasiswa S3 di Filipina, Korban Temukan Berbagai Kejanggalan

Tertipu Program Beasiswa S3 di Filipina, Korban Temukan Berbagai Kejanggalan

Megapolitan
Heru Budi Minta Kadis dan Kasudin Tingkatkan Pengawasan Penggunaan Mobil Dinas oleh ASN

Heru Budi Minta Kadis dan Kasudin Tingkatkan Pengawasan Penggunaan Mobil Dinas oleh ASN

Megapolitan
Usai Dicopot, Pejabat Dishub DKI yang Pakai Mobil Dinas ke Puncak Tak Dapat Tunjangan Kinerja

Usai Dicopot, Pejabat Dishub DKI yang Pakai Mobil Dinas ke Puncak Tak Dapat Tunjangan Kinerja

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Perumnas Klender Turun Jadi Rp 40.000 Per Kilogram Setelah Lebaran

Harga Cabai Rawit di Pasar Perumnas Klender Turun Jadi Rp 40.000 Per Kilogram Setelah Lebaran

Megapolitan
Dukung Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Rp 22 Miliar, Fraksi PKS: Biar Nyaman Jadi Kantor Kedua

Dukung Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Rp 22 Miliar, Fraksi PKS: Biar Nyaman Jadi Kantor Kedua

Megapolitan
Harga Bawang Putih di Pasar Perumnas Klender Masih Stabil dari Sebelum Lebaran

Harga Bawang Putih di Pasar Perumnas Klender Masih Stabil dari Sebelum Lebaran

Megapolitan
PSI DKI Ingatkan Heru Budi soal Keberadaan Biro Jasa Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung

PSI DKI Ingatkan Heru Budi soal Keberadaan Biro Jasa Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung

Megapolitan
Penampilan Pengemudi Fortuner Arogan Berpelat Palsu TNI yang Kini Berbaju Tahanan

Penampilan Pengemudi Fortuner Arogan Berpelat Palsu TNI yang Kini Berbaju Tahanan

Megapolitan
Gerindra Mulai Jaring Sosok Calon Wali Kota Bogor untuk Pilkada 2024

Gerindra Mulai Jaring Sosok Calon Wali Kota Bogor untuk Pilkada 2024

Megapolitan
DBD di Jaksel Turun Drastis, dari 507 Menjadi 65 Kasus per April 2024

DBD di Jaksel Turun Drastis, dari 507 Menjadi 65 Kasus per April 2024

Megapolitan
Dalam Rapat LKPJ 2023, Heru Budi Klaim Normalisasi Berhasil Atasi Banjir Jakarta

Dalam Rapat LKPJ 2023, Heru Budi Klaim Normalisasi Berhasil Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Pria di Bekasi Jadi Korban Penipuan Program Beasiswa Doktoral di Filipina

Pria di Bekasi Jadi Korban Penipuan Program Beasiswa Doktoral di Filipina

Megapolitan
Tak Hanya Kader, PKS Juga Usulkan Anies dan Eks Kapolda Masuk Bursa Bacagub DKI

Tak Hanya Kader, PKS Juga Usulkan Anies dan Eks Kapolda Masuk Bursa Bacagub DKI

Megapolitan
Tak Lagi Dapat 'Privilege' KTP Jakarta, Warga: Akses Pendidikan dan Kesehatan Jangan Jomplang

Tak Lagi Dapat "Privilege" KTP Jakarta, Warga: Akses Pendidikan dan Kesehatan Jangan Jomplang

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com