Mahakarya Ciputra pada Masa Ali Sadikin...

Kompas.com - 28/11/2019, 09:43 WIB
Luas kawasan perkantoran Citra Towers di Kemayoran ini mencapai 1,8 hektar. Di tahap awal, proyek ini akan memiliki satu tower seluas 41 ribu meter persegi. Dok Ciputra ResidenceLuas kawasan perkantoran Citra Towers di Kemayoran ini mencapai 1,8 hektar. Di tahap awal, proyek ini akan memiliki satu tower seluas 41 ribu meter persegi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri Ciputra Group, Ciputra, memiliki andil pembangunan yang besar pada masa-masa pembangunan DKI Jakarta.

Khususnya pada saat Ciputra ditunjuk untuk mengelola PT Pembangunan Jaya Ancol oleh Ali Sadikin yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dalam biografi Ali Sadikin berjudul Membangun Jakarta menjadi Kota Manusiawi yang ditulis Ramdhan KH, ada beragam proyek pembangunan pada masa Ali Sadikin yang dipegang Ciputra masih bisa dinikmati hingga saat ini.

"Dalam perkembangannya, PT Pembangunan Jaya (yang dipimpin Ciputra) berhasil membangun Proyek Senen, Gedung Balaikota, Proyek Ancol, jalan-jalan dan jembatan-jembatan, serta sejumlah proyek besar lainnya," ujar Ali Sadikin, sebagaimana dikutip dari buku tersebut.

Baca juga: Sosok Ciputra di Mata Para Tokoh Properti

Tidak hanya itu, PT Pembangunan Jaya di tangan dingin Ciputra juga berhasil memenangi tender-tender dari proyek pemerintahan pusat.

Ali mengatakan, proyek tersebut tidak hanya berada di ranah DKI Jakarta, tetapi sampai ke daerah-daerah.

PT Pembangunan Jaya akhirnya melebarkan sayap untuk menangani proyek-proyek swasta.

Meski terbilang sukses di bawah kepemimpinan Ciputra, Ali Sadikin mengatakan, kesuksesan PT Pembangunan Jaya dengan 60 persen saham milik DKI Jakarta tersebut tidak terlepas dari gonjang-ganjing.

"Setelah Pembangunan Jaya jadi besar, Ciputra yang disorot, seperti dipersalahkan, dituding ini dan itu dengan tidak pada tempatnya," kata dia.

Baca juga: Ketika Ali Sadikin Sanjung Kecerdasan Ciputra dalam Urusan Pembangunan

Ali Sadikin memberikan pembelaan untuk Ciputra. Bahwa kesuksesan PT Pembangunan Jaya di bawah Ciputra telah terbukti dari perkembangan PT Pembangunan Jaya yang menetaskan 30 anak perusahaan.

"Pada akhir jabatan saya, Pembangunan Jaya mempunyai kurang lebih 30 anak perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, konstruksi, jasa rekreasi, dan bidang usaha lainnya," ucap Ali.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penertiban Rumah di Bantaran Kali Seharusnya Tak Pandang Bulu

Penertiban Rumah di Bantaran Kali Seharusnya Tak Pandang Bulu

Megapolitan
AirAsia Indonesia Digugat Karyawan karena Tak Beri Gaji 6 Bulan

AirAsia Indonesia Digugat Karyawan karena Tak Beri Gaji 6 Bulan

Megapolitan
Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ulang Tahun, 2 Pemuda di Depok Tewas

Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ulang Tahun, 2 Pemuda di Depok Tewas

Megapolitan
Kabupaten Bekasi Masih Ada di Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes

Kabupaten Bekasi Masih Ada di Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes

Megapolitan
Belajar dari Bioskop Luar Negeri, Cinepolis Yakin Klaster Bioskop Bisa Dihindari

Belajar dari Bioskop Luar Negeri, Cinepolis Yakin Klaster Bioskop Bisa Dihindari

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Airin Akui Peran Satgas RT/RW Belum Maksimal

Kasus Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Airin Akui Peran Satgas RT/RW Belum Maksimal

Megapolitan
Imbau Warga Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang, Wagub DKI: Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi

Imbau Warga Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang, Wagub DKI: Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Limpahkan Kasus Pembuang Sampah di Kalimlang ke Pengadilan

Pemkab Bekasi Akan Limpahkan Kasus Pembuang Sampah di Kalimlang ke Pengadilan

Megapolitan
AirAsia Indonesia Tegaskan Operasional Mereka Tak Terpengaruh Penutupan AirAsia X

AirAsia Indonesia Tegaskan Operasional Mereka Tak Terpengaruh Penutupan AirAsia X

Megapolitan
Sumbatan Sampah Bikin Muara Angke Banjir Rob, Lurah: Warga Tak Mau Sadar

Sumbatan Sampah Bikin Muara Angke Banjir Rob, Lurah: Warga Tak Mau Sadar

Megapolitan
Airin Sorot Meningkatnya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Tangsel

Airin Sorot Meningkatnya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Megapolitan
Banjir Rob di Muara Angke Disebabkan Lumpur hingga Cor Beton yang Sumbat Selokan

Banjir Rob di Muara Angke Disebabkan Lumpur hingga Cor Beton yang Sumbat Selokan

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta Tiang Pancang Monorel yang Mangkrak Dibongkar

Anggota DPRD DKI Minta Tiang Pancang Monorel yang Mangkrak Dibongkar

Megapolitan
Walaupun APBD-P Devisit, PSI Minta Pemprov DKI Segera Bayar TKD PNS

Walaupun APBD-P Devisit, PSI Minta Pemprov DKI Segera Bayar TKD PNS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X