Skuter Listrik Diharapkan Tetap Bisa Beroperasi sebagai First dan Last Mile

Kompas.com - 28/11/2019, 14:35 WIB
Para pengguna skuter listrik di kawasan GBK Senayan wartakota.tribunnews.comPara pengguna skuter listrik di kawasan GBK Senayan

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Deddy Herlambang meminta agar pemerintah tidak melarang skuter listrik beroperasi di Jakarta.

Meski kini beberapa negara melarang skuter listrik, Deddy berharap keputusan yang sama tidak dilakukan oleh Jakarta.

Menurut dia, skuter listrik seharusnya bisa menjadi pilihan berkendara di Jakarta sebelum dan sesudah naik kendaraan umum.

"Kita jangan sampai samakan kita dengan Singapura. Singapura melarang otopet boleh-boleh saja karena di sana tidak ada ojek, tidak ada opang (ojek pangkalan). Di kita sekarang juga tahu sendiri, pergi ke destinasi 1 kilometer saja kita menggunakan ojek misalnya. Nah ada pilihan sekarang, kan ada otopet kenapa kita tidak pakai itu," ujar Deddy dalam diskusi Hari Peringatan Sedunia untuk Korban Kecelakaan Lalu Lintas, di  Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Beda Pendapat Dishub DKI dan Polisi Soal Aturan Skuter Listrik

Dia mengatakan, warga Jakarta saat ini terlalu bergantung pada keberadaan ojek online bahkan untuk bepergian dalam jarak dekat.

Menurut dia, skuter listrik bisa menjadi pilihan jika warga ingin mengakses lokasi dalam jarak dekat.

"Misalnya turun di stasiun MRT, di sana sudah dijemput otoped. Kita mau menuju kantor kita kira-kira satu kilometer, kita bisa pakai otoped. Jadi kita juga tidak tergantung pada ojek. Masalahnya ojek setiap hari bertambah sementara saat pengguna itu kan tetap, nah ini membuat macet," ujar dia.

Ia berharap skuter listrik tidak dilarang beroperasi dan bisa digunakan sebagai first mile dan last mile pengguna transportasi umum.

Skuter listrik kini tidak diperkenankan melintas di jalur sepeda dan trotoar karena dinilai menganggu keamanan dan kenyamanan pedestrian dan pengguna sepeda di jalurnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

Megapolitan
Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

Megapolitan
Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

Megapolitan
Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

Megapolitan
Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Megapolitan
Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

Megapolitan
Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Megapolitan
Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

Megapolitan
Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

Megapolitan
Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak AEON Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak AEON Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
AEON Mall Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

AEON Mall Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X