Kurang Peduli Kesehatan Jadi Penyebab Masyarakat Masih BAB Sembarangan

Kompas.com - 28/11/2019, 16:02 WIB
Kepala Puskesmas Cipayung Rini Muharni di RPTRA Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKepala Puskesmas Cipayung Rini Muharni di RPTRA Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga kini masih ada warga yang buang limbah WC atau buang air besar ( BAB) ke saluran air di Jakarta Timur. Realita tersebut membuktikan bahwa masyarakat masih kurang peduli dengan kesehatan.

Kepala Puskesmas Cipayung Rini Muharni mengatakan, rendahnya kepedulian masyarakat akan kesehatan menjadi penyebab masih adanya kebiasaan BAB sembarangan.

"Kendala masyarakat itu mereka memang tidak mampu buat septic tank, kalau pun mereka mampu, mereka kurang peduli, mereka anggap 'oh tidak apa-apa kok'," kata Rini di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Garuda, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Warga BAB Sembarangan Masih Terjadi di 4 Kelurahan di Cipayung

Padahal, BAB sembarang dapat menimbulkan sejumlah penyakit dapat menginfeksi masyarakat.

"Kalau buang air besar sembarangan kan kumannya banyak. Yang pasti banyak bakteri ekoli. Diare itu sudah pasti, kalau sudah diare, kolera banyak," ujar Rini.

Adapun lima persen dari total penduduk Jakarta Timur yang buang limbah WC ke saluran air. Di Kecamatan Cipayung, empat kelurahan dinyatakan belum bebas kebiasaan BAB sembarangan.

"Sisa empat kelurahan lagi ya, Lubang Buaya itu 12 RW, Setu enam RW, Munjul delapan RW, dan Bambu Apus. Empat kelurahan itu masih banyak 'helikopter' (kotoran manusia)," ujar Rini.

Pemkot Jakarta Timur akan melibatkan dana corporate social responsibility (CSR), swadaya masyarakat, dan kementerian untuk mengurangi jumlah warga yang masih BAB sembarangan.

"Kami berharap secepatnya bebas dari itu ya. Saat ini yang lagi proses, fokus kami itu Setu dan Lubang Buaya. Lahannya kan sempit ya, makanya kami sarankan untuk septic tank komunal jadi satu bisa untuk beberapa rumah," ujar Rini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Pekan Pascabanjir, Mall Cipinang Indah Masih Tutup

Tiga Pekan Pascabanjir, Mall Cipinang Indah Masih Tutup

Megapolitan
DPRD DKI Minta Revitalisasi Monas Dihentikan Sementara karena Belum Ada Izin Pemerintah Pusat

DPRD DKI Minta Revitalisasi Monas Dihentikan Sementara karena Belum Ada Izin Pemerintah Pusat

Megapolitan
Merasa Dikucilkan, Warga Tanjung Priok Tuntut Menkumham Yasonna Minta Maaf

Merasa Dikucilkan, Warga Tanjung Priok Tuntut Menkumham Yasonna Minta Maaf

Megapolitan
Mengaku Minta Iwan Beli Senjata Laras Panjang, Kivlan: Untuk Berburu Babi

Mengaku Minta Iwan Beli Senjata Laras Panjang, Kivlan: Untuk Berburu Babi

Megapolitan
Tersinggung dengan Pernyataan Yasonna, Massa dari Tanjung Priok Demo di Kemenkumham walau Hujan Deras

Tersinggung dengan Pernyataan Yasonna, Massa dari Tanjung Priok Demo di Kemenkumham walau Hujan Deras

Megapolitan
Polisi Usut Aksi Pria Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi

Polisi Usut Aksi Pria Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi

Megapolitan
Kapolres Jakbar Bantah Lutfi Alfiandi Disetrum Saat Pemeriksaan

Kapolres Jakbar Bantah Lutfi Alfiandi Disetrum Saat Pemeriksaan

Megapolitan
Ledakan karena Tabung Gas Bocor di Dapur 'Basement', Rumah di Rawa Bebek Porak-poranda

Ledakan karena Tabung Gas Bocor di Dapur "Basement", Rumah di Rawa Bebek Porak-poranda

Megapolitan
Protes Pernyataan Yasonna, Warga Tanjung Priok Demo di Depan Gedung Kemenkumham

Protes Pernyataan Yasonna, Warga Tanjung Priok Demo di Depan Gedung Kemenkumham

Megapolitan
Warga Berharap Sarang Tawon Vespa di Pohon di Bintaro Segera Disingkirkan

Warga Berharap Sarang Tawon Vespa di Pohon di Bintaro Segera Disingkirkan

Megapolitan
Bacakan Eksepsi Lanjutan, Kivlan Zen Pakai Seragam Purnawirawan TNI

Bacakan Eksepsi Lanjutan, Kivlan Zen Pakai Seragam Purnawirawan TNI

Megapolitan
Tebang Pohon demi Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Dinilai Hanya Mementingkan Beautifikasi

Tebang Pohon demi Revitalisasi Monas, Pemprov DKI Dinilai Hanya Mementingkan Beautifikasi

Megapolitan
Pemadam Tangkap Ular Sanca Batik Sepanjang 3 Meter di Rumah Warga Ciracas

Pemadam Tangkap Ular Sanca Batik Sepanjang 3 Meter di Rumah Warga Ciracas

Megapolitan
Skybridge Dibangun, Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW Akan Terintegrasi

Skybridge Dibangun, Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW Akan Terintegrasi

Megapolitan
Derbi PKS vs Gerindra dalam Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Siapa yang Menang?

Derbi PKS vs Gerindra dalam Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Siapa yang Menang?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X