Kisah Para Penjaga Sungai Cisadane di Tangerang...

Kompas.com - 02/12/2019, 13:24 WIB
Para petugas kebersihan Cisadane dari Dinas PUPR Kota Tangerang, Ali, Ibrahim dan Melos saat membersihkan Cisadane, Senin (2/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPara petugas kebersihan Cisadane dari Dinas PUPR Kota Tangerang, Ali, Ibrahim dan Melos saat membersihkan Cisadane, Senin (2/12/2019)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Sepatu, baju, kasur, popok bayi, bahkan bambu, dan kayu ada di mana-mana. Tetapi ini bukan toko atau supermarket, apalagi toko mebel.

Inilah Sungai Cisadane.

Para penjaga sungai setiap hari dengan senjatanya, berjibaku dengan derasnya aliran Sungai Cisadane di saat musim penghujan. Alirannya membawa serta sampah yang dibuang dari hulu.


Kompas.com hari ini, Senin (2/12/2019), ikut terjun bersama tim yang dipimpin oleh Pak Ali, salah seorang pekerja pembersih sungai di bawah Dinas PUPR Kota Tangerang, dengan dua rekannya, Ibrahim dan Melos.

Melos adalah pengendali mesin tempel, sedangkan Ali berada di sisi depan kiri perahu. Untuk Ibrahim dipercaya berada di depan, posisinya strategis untuk memberikan aba-aba Melos saat ada gunungan sampah di depan perahu mereka.

"Tiap hari, jadi sampai jam empat, jam 12 siang kita istirahat," kata Ali sambil memegang sebuah jaring sebagai 'senjata' berburu sampah, siap untuk menjaring sampah-sampah yang terperangkap di tiang-tiang penyangga jembatan.

Membersihkan Cisadane dari gunungan sampah sudah ditekuni Ali selama empat tahun, sedangkan Melos lebih dulu setahun dari Ali. Ibrahim adalah orang yang paling awam dalam hal ini.

Baca juga: Tenggelam dan Hanyut di Sungai Cisadane, Jasad Pria Ini Ditemukan di Kota Tangerang

Dari pengalamannya paling awam, Ibrahim punya banyak cerita saat membersihkan Cisadane.

Hal yang paling berkesan sekaligus menakutkan bagi dia adalah bertemu mayat yang mengapung bersama sampah.

Bau anyir mayat manusia pagi ini Senin (2/12/2019) kembali dia rasakan. Mayat seorang satpam mengambang di Kali Cisadane, melempar ingatannya di masa lalu ketika dia harus mengangkat mayat di tahun 2016 silam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X