Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Jalan Tol Grogol, Botol Air Berserakan hingga Hambat Mobil RI 1

Kompas.com - 02/12/2019, 20:18 WIB
Kecelakaan dua truk di tol Cawang-Grogol pada Senin (2/12/2019) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKecelakaan dua truk di tol Cawang-Grogol pada Senin (2/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak dua unit truk mengamali kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Cawang-Grogol, pada Senin (2/12/2019) subuh, tepatnya pukul 04.00 WIB. Akibat dari kecelakaan tersebut, besi pembatas jalan dan pepohonan rusak ditabrak truk.

Tidak hanya itu, muatan truk yang berisi botol kemasan plastik pun ikut berserakan di jalan raya.

Berikut kronologi kecelakaan dua unit truk di bahu jalan.

Melibatkan dua truk

Peristiwa kecelakaan dialami dua unit truk, yang satu bermuatan air mineral sementara yang satunya tanpa muatan.

Kendaraan pertama yakni truk boks Toyota Dyna berwarna merah yang dikemudikan oleh IA, Truk ini berisi minuman kemasan dalam botol.

Sementara kendaraan kedua yakni truk tronton boks Hino berwarna hijau dengan pengemudi berinisial ETA.

Menabrak truk di bahu jalan

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Kompol Fahri Siregar mengungkapkan pada saat kecelakaan terjadi, ETA melaju dari arah Timur menuju ke arah Barat di jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesampainya di KM 12.600 tepatnya di depan Wisma Slipi, ETA diduga kurang berkonsentrasi sehingga dia menabrak truk yang dikendarai IA.

"Saar itu IA sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami gangguan mesin yang berada di depannya," ucap Fahri.

Setelah truk ETA menabrak truk milik IA, beberapa fasilitas seperti pagar pembatas, pohon, hingga air mineral kemasan botol plastik ikut rusak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.