Obat Keras yang Disita BPOM dari Toko Kosmetik di Tangerang Bisa Timbulkan Efek Halusiasi

Kompas.com - 03/12/2019, 15:28 WIB
Kepala BPOM, Penny Lukito (berkerudung) saat konferensi pers penyegelan Toko Kosmetik pengedar obat keras di Mall Bandara City Tangerang, Selasa (3/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKepala BPOM, Penny Lukito (berkerudung) saat konferensi pers penyegelan Toko Kosmetik pengedar obat keras di Mall Bandara City Tangerang, Selasa (3/12/2019)
|

TANGERANG, KOMPAS.com -Obat- obat ilegal yang disita Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) dari salah satu toko kosmetik memiliki dampak negatif bagi tubuh.

Kepala BPOM, Penny Lukito menjelaskan, dampaknya bisa menimbulkan efek halusinasi bagi pengguna. Efek tersebut ditimbulkan dari obat trihexiphenydyl dan hexymer yang merupakan golongan psikotropika.

"Ini bisa seperti fly, halusinasi," ujar dia saat ditemui dalam konferensi pers di depan Toko Kosmetik Perancis, Mall Bandara City, Tangerang, Selasa (3/12/2019).


Pengguna obat tanpa resep atau digunakan secara berlebihan akan menyebabkan ketergantungan dan mempengaruhi aktivitas mental serta perilaku pengguna.

Baca juga: Jual Obat Ilegal, Toko Kosmetik di Mall Bandara City Disegel BPOM

"Mental dan perilaku (pengguna) cenderung negatif," jelas dia.

Sedangkan obat keras jenis tramadol merupakan obat analgetika atau anti nyeri. Obat tersebut, lanjut Penny, juga menimbulkan efek halusinasi terhadap penggunanya.

"Berdasarkan informasi dari keterangan saksi pembeli, Tramadol digunakan untuk meningkatkan stamina sehingga tidak mengantuk saat bekerja di malam hari," jelas dia.

Sebelumnya, BPOM menyegel sebuah toko kosmetik di kawasan Mall Bandara City, Kota Tangerang, Banten, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Tenggat Waktu 80 Hari, BPOM Minta Ranitidin Ditarik Sukarela

Penny Lukito mengatakan, penyegelan dilakukan setelah penyelidikan selama satu bulan dan ditemukan bahwa toko kosmetik itu menjual produk obat-obatan ilegal.

"Produk ilegal, produknya beragam dengan kamuflase," kata Penny di depan toko Kosmetik Perancis, Mall Bandara City, Tangerang, Selasa.

Selain produk ilegal, Penny menjelaskan, toko Kosmetik Perancis tersebut menjual obat-obatan keras yang bisa menggangu fungsi saraf.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X