Cara dan Syarat Mendapatkan Kartu Lansia Jakarta

Kompas.com - 03/12/2019, 21:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Penulis Tia Astuti
|

JAKARTA, KOMPAS.com - DKI Jakarta menjadi salah satu kota yang ramah lansia di Indonesia. Sejumlah fasilitas diberikan kepada mereka. Salah satunya lewat Kartu Lansia Jakarta (KLJ).

Sebagai pemegang KLJ, setiap lansia akan mendapatkan dana Rp 600.000.

Lalu, apa syarat untuk mendapatkan Kartu Lansia Jakarta?

Syarat utama untuk mendapat KLJ adalah lansia harus berusia 60 tahun ke atas. Kriteria lainnya, lansia berekonomi rendah (dan harus terdaftar dalam Basis Data Terpadu) serta berkendala secara fisik atau psikologi.


Sasaran utama KLJ adalah lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap atau sangat kecil sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bergantung kepada orang lain.

Baca juga: Kisah Soewarni 85 Tahun, Profesor Ahli Farmasi yang Pilih Hidup Mandiri di Rusun Lansia

Apabila lansia tidak terdaftar di Basis Data Terpadu namun memenuhi syarat lain tetap dapat menerima KLJ.

Caranya dengan mengusulkan diri melalui proses Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) di kelurahan setempat.

MPM ini nantinya akan ada pembagian ke dalam cluster masyarakat miskin dan cluster masyarakat rentan miskin.

Dari pembagian itu peningkatan kesejahteraan mereka disesuaikan dengan clusternya masisng-masing.

Dana dibagikan oleh Dinas Sosial melalui Bank DKI ke tiap rekening penerima KLJ per triwulan dengan jumlah Rp 600.000 per bulan.

Manfaat dari pemberian KLJ ini guna memenuhi kebutuhan dasar bagi lansia, sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 193 Tahun 2017.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Megapolitan
Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Megapolitan
Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Megapolitan
Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Megapolitan
Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Megapolitan
PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

Megapolitan
Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Megapolitan
Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Megapolitan
Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Megapolitan
Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Megapolitan
Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Megapolitan
Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Megapolitan
Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Megapolitan
Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X