Polisi Buru Komplotan Begal HP di Tamansari Jakarta Barat

Kompas.com - 03/12/2019, 21:46 WIB
Salah satu Hostel di kawasan Tamansari, Jakarta Barat yang menjadi sasaran pembegal HP menjalankan aksi mereka KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSalah satu Hostel di kawasan Tamansari, Jakarta Barat yang menjadi sasaran pembegal HP menjalankan aksi mereka

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi begal kembali terjadi di wilayah Jakarta. Kali ini komplotan begal menyasar sebuah hostel di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku pembegalan berjumlah tiga orang. Beberapa dari mereka juga terlihat membawa senjata tajam.

Saat tiba di depan hostel, para pembegal mengepung korban, yakni seorang pria yang sedang berdiri di depan hostel.

Korban merasa terpojok dalam situasi tersebut. Pembegal berhasil mengambil handphone dari tangan korban.

Baca juga: Coba Takuti Polisi dengan Pistol Mainan, Begal Motor Ditembak

Bukan hanya turis, dalam rekaman CCTV juga terlihat seorang karyawan hostel lari ketakutan saat kawanan begal tiba di hostel.

"Benar, korbannya itu tamu kami. Dan yang lari keluar itu karyawan hostel. Kejadiannya hari Senin dini hari kemarin sekitar pukul 04.00 WIB," kata Arung, karyawan hostel, Selasa (3/12/2019).

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun yang terluka, hanya ponsel milik korban yang diambil.

Kini korban telah melapor ke Polsek Metro Tamansari terkait peristiwa pembegalan HP yang menimpa dirinya.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Ruly Indra angkat bicara, dan hingga kini aparat kepolisian masih memburu tersangka yang melakukan pembegalan HP.

"Masih proses penyelidikan. Korban sudah kami minta keterangannya terus kemudian CCTV juga sudah diamankan," kata Ruly saat dikonfirmasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X