Melawan Polisi, Pengedar Narkoba Modus Bungkus Teh di Jakarta Ditembak Mati

Kompas.com - 04/12/2019, 15:25 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Tengah) bersama jajaran polisi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019), saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran narkoba di Jakarta. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Tengah) bersama jajaran polisi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019), saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran narkoba di Jakarta.
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menembak mati seorang tersangka pengedar narkoba jenis sabu berinisial M di wilayah Jakarta Timur, Minggu (1/12/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penembakan itu berawal saat polisi mengungkap peredaran sabu yang dilakukan M di wilayah Jakarta Timur.

Polisi mengamankan total 3,2 kilogram sabu yang dikemas dalam bungkus teh cina dari tangan M yang didapatkan saat M hendak transaksi di depan Gedung Balai Sudirman, Jakarta Selatan dan di rumah kontrakan M di Jalan Kebon Nanas Selatan I, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kemudian, berdasarkan hasil penyelidikan, M ternyata mendapat seluruh barang bukti dari A. A berperan memerintahkan M untuk menjual sabu kepada sejumlah pemesan.

Baca juga: Tangani Pengendali Narkoba dari Lapas, Bareskrim Gandeng Kemenkumham Hingga TNI

M sempat menunjukkan tiga tempat persembunyian A kepada polisi. Namun, A selalu tidak ada di lokasi dan masih diburu hingga kini.

"Di tempat ketiga, M sempat merebut senjata, sempat terjadi perkelahian, dengan prosedur SOP, pelaku M alias A kita lumpuhkan dan tertembak sehingga meninggal dunia," kata Yusri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

M tewas saat dalam perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati. Hingga kini, polisi masih memburu A yang merupakan pemilik seluruh barang bukti sabu tersebut.

"Dalam perjalanan ke RS Polri meninggal dunia, sekarang ada di ruang mayat RS Polri. Kita masih kejar pemilik barang (sabu)," ujar Yusri.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Panjaringan Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Panjaringan Terbakar

Megapolitan
Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Megapolitan
Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Megapolitan
Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Megapolitan
Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Megapolitan
Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X