Soal PHK 1.200 Karyawan PT Sulindafin, DPRD Tangerang akan Mediasi Pihak Terkait

Kompas.com - 04/12/2019, 16:29 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syahroji saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (26/11/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKetua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syahroji saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (26/11/2019)

TANGERANG, KOMPAS.com - DPRD Kota Tangerang akan menggelar mediasi terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 1.200 orang oleh PT Sulindafin.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syahroji mengatakan, DPRD sudah memanggil pihak perusahaan dan dinas terkait untuk bisa duduk bersama memperjelas masalah PHK massal tersebut.

"Besok (Kamis, 5/12/2019) akan dipanggil dari perusahaan, suratnya sudah disampaikan," ujar Syahroji kepada Kompas.com di Tangerang, Rabu (4/12/2019).


Dinas terkait yang ikut dipanggil dalam mediasi tersebut adalah Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kota Tangerang.

Sedangkan pihak buruh tak dilibatkan dalam pertemuan tersebut. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Umum Gerakan Serikat Buruh Independen (GSBI), Dedi Isnanto.

Dedi mengatakan, DPRD sudah memberikan informasi terkait rencana pertemuan itu.

"Tapi dari pihak buruh sementara tidak dilibatkan," jelas dia.

Baca juga: PT Sulindafin Minta Disnaker Tangerang Tunda Panggilan soal PHK 1.200 Karyawan

Meski tidak dilibatkan, Dedi mengatakan buruh akan tetap melakukan aksi demonstrasi untuk mengawal proses mediasi tersebut.

Mediasi rencananya akan dilakukan di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, DPRD Kota Tangerang pukul 13.30 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KCI Tambah 2 Kereta Feeder Tujuan Bekasi pada Jam Pulang Kerja

KCI Tambah 2 Kereta Feeder Tujuan Bekasi pada Jam Pulang Kerja

Megapolitan
Anies Jamin Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT Tak Berubah meski Anggaran Subsidi Dipangkas

Anies Jamin Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT Tak Berubah meski Anggaran Subsidi Dipangkas

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Megapolitan
Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Megapolitan
Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Megapolitan
Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Megapolitan
Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Megapolitan
PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

Megapolitan
Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Megapolitan
Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Megapolitan
Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Megapolitan
Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Megapolitan
Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Megapolitan
Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X