Pengemudi Taksi Online Dirampok Saat Sedang Tidur, Pelaku Dikejar Sampai Masuk Gang Buntu

Kompas.com - 04/12/2019, 16:49 WIB
Ilustrasi pencurian. Banjarmasin PostIlustrasi pencurian.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengemudi taksi online bernama Ridwan Jamil menjadi korban pencurian di depan Hotel Veranda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (4/12/2019)

Ketika itu, Ridwan Jamil sedang tertidur di pinggir jalan, tidak jauh dari mobilnya sekitar pukul 04.30 WIB tadi.

Kapolsek Kebayoran Baru, Komisaris Polisi Jimmy Christian Sama menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.

Semua berawal dari ketiga tersangka atas nama Feby Handrean (25), Nicco Purnomo (26) dan Kurnian (40) sedang berada di lokasi. Seketika, dia melihat korban yang sedang tertidur di dekat mobilnya.

Baca juga: Gasak Pakaian di Distro, 2 Komplotan Pencuri Terekam CCTV

"Melihat sopir taksi online tertidur di pinggir jalan selanjutnya pelaku mengambil tas yang di samping jok selanjutnya kabur," kata Jimmy saat dikonfirmasi, Rabu (4/12/2019).

Saat para tersangka mengambil barang tersebut, korban seketika terbangun dan berusaha mengejar para pencuri tersebut.

Pelarian tiga tersangka pun berakhir ketika mereka terpojok di sebuah gang buntu.

"Setelah diketahui pemiliknya tersangka kabur dan dikejar. Pada saat dikejar mobil pelaku masuk gang buntu dan ditangkap," ucap dia.

Setelah itu, ketiga pelaku langsung dibawa ke Polsek Kebayoran Baru untuk ditahan dan diperiksa lebih lanjut. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan yang sebesar Rp 505.000.

"Sudah kita tahan, kita akan periksa dan beberapa barang bukti," tutup dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Megapolitan
Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Megapolitan
Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Megapolitan
Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Megapolitan
Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Megapolitan
Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Megapolitan
Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X