150 Pemilik Kendaraan Mewah Penunggak Pajak Gunakan Identitas Orang Lain

Kompas.com - 04/12/2019, 18:09 WIB
Kepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syafruddin (paling kiri) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAKepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syafruddin (paling kiri) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan  Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, para pemilik 150 kendaraan mewah yang menunggak pajak menggunakan identitas orang lain saat membeli kendaraan itu.

BPRD DKI Jakarta telah mengambil langkah untuk memaksa para penunggak pajak itu dengan cara memblokir pajak kendaraan bermotor.

"Dengan sistem blokir, kepada pemilik kendaraan yang telah diblokir untuk segera melakukan balik nama (menggunakan nama sendiri) dan pembayaran pajak kendaraan bermotornya," kata Faisal di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Penerimaan Pajak Kendaraan di Jakpus Capai 92,5 Persen dari Target


Sebelum memblokir pajak kendaraan bermotor, BPRD DKI Jakarta terlebih dahulu mengirim surat pemberitahuan tunggakan pajak kepada pemilik kendaraan.

Jika hingga tenggat waktu yang ditentukan, pemilik kendaraan bermotor tak membayar pajak, BPRD DKI akan menyita kendaraan itu.

Koordinator Supervisi Pencegahan Wilayah III KPK Friesmount Wongso mengatakan, pemilik kendaraan bermotor yang menggunakan identitas orang lain dapat dijerat pasal pidana pemalsuan identitas.

Ia mengatakan polisi yang memiliki wewenang untuk menyelidiki pemalsuan identitas tersebut.

"Kalau ada indikasi pidana, siapa pun bisa dilakukan proses (penyelidikan) karena dia (pemalsu identitas) mengaburkan identitas asal. Nanti ada penyelidikan lebih lanjut," ungkap Friesmount.

BPRD DKI Jakarta menargetkan penerimaan pajak kendaraan tahun 2019 sebesar Rp 8,8 triliun. Sebanyak 1.100 mobil mewah masih menunggak pajak hingga awal Desember 2019.

Total pajak yang belum diterima BPRD DKI Jakarta hingga Desember 2019 senilai Rp 37 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X