Ada Wacana PNS Libur Hari Jumat, Pemkot Tangsel: Asal Pelayanan Masyarakat Tak Menurun

Kompas.com - 04/12/2019, 18:48 WIB
Ilustrasi PNS. KOMPAS.com/MASRIADIIlustrasi PNS.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mempertanyakan efektivitas kinerja jika Pegawai Negeri Sipil ( PNS) mendapat penambahan libur pada hari Jumat.

Karena dengan penambahan libur tersebut membuat waktu kerja para pegawai berkurang untuk pelayanan masyarakat.

"Kalau untuk efektif itu harus perlu ada kajian. Karena Jumat, Sabtu dan Minggu libur, asal pelayanan masyarakat tak menurun," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelantikan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi saat dihubungi, Rabu (4/12/2019).

Menurut Apendi, sampai saat ini belum mengetahui adanya wacana penambahan libur pada PNS. Namun, kata Apendi, kajian harus dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) yang menaungi sebelum merealisasikan.


Baca juga: Mulai Tahun 2020, PNS Bisa Libur Hari Jumat, asalkan...

"Jadi perlu kajian itu sebelum direalisasikan. Kami di sini prinsipnya bakal ikuti aturan pusat apapun keputusanya," ucap dia.

Sebelumnya, Komisi Aperatur Sipil Negara (KASN) sedang mengkaji soal jam kerja bagi PNS sehingga dimungkinkan untuk mendapatkan penambahan libur menjadi Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Wacana tersebut dibahas dalam kegiatan Kickoff Meeting Pilot Project Manajemen Kinerja PNS di KemenPAN RB pada Selasa (3/12/2019) kemarin.

Saat ini sedang disiapkan mengenai konsep Flexible Working Arrangement (FWA) yang nantinya PNS bisa melakukan pekerjaan dengan tempat, waktu, dan cara kerja yang fleksibel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X