Petugas Damkar Mutilasi Papan Reklame yang Roboh di Perbatasan Jakarta-Bekasi

Kompas.com - 05/12/2019, 06:45 WIB
Papan reklame di Jalan Raya Bekasi, perbatasan Bekasi-Jakarta, roboh, Rabu (4/12/2019). Dokumentasi Sudin PKP Jakarta TimurPapan reklame di Jalan Raya Bekasi, perbatasan Bekasi-Jakarta, roboh, Rabu (4/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Penyelamatan dan Penanggulangan Kebakaran Jakarta Timur memutilasi papan reklame yang roboh di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung untuk proses evakuasi, Rabu (4/12/2019) malam.

"Kita potong-potong jadi ratusan bagian untuk diangkut pakai truk," kata Kepala Seksi Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta, Kamis dini hari, seperti dikutip Antara.

Laporan robohnya papan reklame berukuran 7 x 5 meter persegi diterima sekitar pukul 21.09 WIB.

Baca juga: Papan Reklame di Perbatasan Bekasi-Jakarta Roboh

Belasan petugas gabungan dari Damkar dan Satpol PP Cakung kemudian melakukan pemotongan konstruksi papan.

Sedikitnya, lima truk dikerahkan untuk mengangkut puing papan reklame berbahan stainless steel tersebut menuju Kantor Satpol PP Jakarta Timur sebagai barang bukti.

Gatot mengatakan, petugas menggunakan sejumlah mesin cutter untuk memutilasi rangkaian papan reklame.

Papan reklame yang diketahui milik perusahaan iklan PT Warna Warni itu roboh dari ketinggian sekitar 5 meter menimpa dua unit bangunan bengkel mobil dan tambal ban.

Seorang pegawai bengkel dilaporkan mengalami luka ringan akibat terserempet papan reklame yang roboh.

"Korban mengalami luka ringan," kata Camat Cakung Salahudin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X