Pemkot Jakpus Kesulitan Tindak Oknum Ormas yang Kuasai PKL Senen

Kompas.com - 05/12/2019, 08:57 WIB
Kondisi PKL Senen, Jakarta Pusat yang semrawut, Jumat (15/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAKondisi PKL Senen, Jakarta Pusat yang semrawut, Jumat (15/11/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengaku kesulitan mengusir maupun menindak lanjuti oknum organisasi masyarakat (ormas) yang menguasai PKL Senen.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, selama lima tahun menguasai PKL Senen, pihak Pemkot Jakpus tidak pernah menerima delik aduan keresahan para PKL.

“Ya kalau ada delik aduan kita turun tangan. Namun, selama di situ tidak ada kriminal, tidak ada yang melapor, kan kita kesulitan juga (untuk menindak). Mereka yang merasa keberatan pun sampai sekarang tidak ada yang melapor,” ujar Irwandi saat dihubungi, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Wakil Wali Kota Jakpus Sebut Ada Ormas Kuasai PKL Senen, Menghasut Agar Tolak Relokasi

Padahal, menurut Irwandi, oknum ormas ini kerap mencari keuntungan kepada para PKL untuk tetap dagang di bahu jalan Senen.

"Dia pikir sudah jadi pahlawan. ujung-ujungnya mana setorannya (uang keamanan untuk ormas)," kata Irwandi

Bahkan, menurut dia, para ormas itu kerap mengancam PKL Senen agar menolak direlokasi.

Padahal secara keseluruhan, Irwandi menilai, pedagang bersedia dipindahkan.

Baca juga: Masih Ada 50 PKL Senen yang Menolak Direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom

Namun, Irwandi tak menyebut ormas mana yang menguasai para PKL Senen ini.

"Ormas ngancam-ngancam gitu, ternyata mereka sistem ngancam. Jadi kalau ada pedagang yang mau pindah ke Kenari berarti mengkhianti. Mereka (preman atau ormas) bilang di Kenari tidak laku," ujar ujar Irwandi.

Meski demikian, Irwandi mengatakan, pihaknya tak segan-segan untuk segera menindak oknum ormas jika ulahnya sudah meresahkan para PKL.

“Ya kita akan tindak lanjut, kita juga akan kerja sama dengan kepolisian jika memang aksi mereka sudah sangat meresahkan pedagang,” tandasnya.

Baca juga: Siap Tampung PKL Senen, Kios Pasar Baru Metro Atom Didesain Ulang

Setelah menolak direlokasi ke Pasar Kenari, para PKL di Senen akan direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom.

Alasan Pemkot memilih memindahkan PKL Senen ke Pasar Baru Metro Atom lantaran di sana sudah ada sembilan puluh pedagang baju layak pakai yang menjadi korban kebakaran Senen.

Bahkan,  para PKL Senen yang dagang di Pasar Metro Atom itu pun betah karena dagangan mereka banyak diminati pembeli.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X