Bocah Tewas Kesetrum, Petugas PLN Putuskan Aliran Listrik ke Genangan Air

Kompas.com - 05/12/2019, 18:29 WIB
Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim memberi keterangan di lokasi anak yang tewas tersentrum di kawasan Rusun Penjaringan, Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim memberi keterangan di lokasi anak yang tewas tersentrum di kawasan Rusun Penjaringan, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas dari PLN memastikan bahwa aliran listrik yang menyebabkan GR (7) tewas terkena sengatan di kawasan Rusun Penjaringan, Jakarta Utara, sudah diputus.

"Saya dapat info ya dari laporan warga, ada orang kesetrum. Saya meluncur kemari, pengecekan, ternyata betul kabel terpotong tadi ada setrumnya. Selanjutnya sama teman-teman diamanin dari dalam gardu, sekringnya," kata Supriyanto selaku koordinator pengawas PLN Area Bandengan di lokasi, Kamis (5/12/2019).

Supriyanto memastikan aliran listrik yang mengakibatkan GR tewas adalah aliran listrik PLN dari gardu yang berada sekitar 3 meter dari lokasi.

Namun, ia mengaku tidak tahu bagaimana dan siapa yang memotong kabel itu sehingga mengakibatkan peristiwa itu terjadi.

"Tadi saya nanya sama bagian proyek ini, katanya sudah koordinasi sama PLN. Tapi mungkin bukan bagian saya ya terjun kemari," ujar Supriyanto.

Sebelumnya diberitakan, GR tewas saat mengambil bola di genangan air yang ada di dekat kabel listrik PLN yang dipotong tersebut.

Baca juga: Tolong Bocah Tewas Kesetrum di Penjaringan, Pengelola Rusun Pakai Bambu dan Ikut Tersengat

Berdasarkan pantauan di lokasi, kabel listrik itu berada di ketinggian 50 sentimeter di atas tanah. Namun, di bawahnya ada genangan setinggi 30 sentimeter.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan, hujan deras tadi malam mengakibatkan genangan di lokasi lebih tinggi sehingga merendam kabel tersebut.

Hal itu lah yang membuat GR tersentrum hingga akhirnya tewas di RS Atmajaya, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Megapolitan
UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Megapolitan
Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Megapolitan
PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

Megapolitan
JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

Megapolitan
Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Megapolitan
Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Megapolitan
5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X