Jualan di Depan Kantor Damkar, PKL Tanah Abang Halangi Mobil Pemadam

Kompas.com - 05/12/2019, 19:08 WIB
PKL menggelar dagangan mereka di depan kantor pemadam kebakaran di Tanah Abang. Tangkapan layar dari akun @jadetabek.infoPKL menggelar dagangan mereka di depan kantor pemadam kebakaran di Tanah Abang.
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Pos Damkar Tanah Abang menghalangi akses keluar masuk mobil pemadam kebakaran.

Dalam postingan instagram @jabodetabek.info, tampak para PKL tersebut menjajakan dagangannya tepat di depan pagar Pos Damkar Tanah Abang tempat mobil damkar itu parkir.

Tidak hanya menghalangi akses keluar masuk mobil pemadam kebakaran, para PKL tersebut juga membuat pemandangan di kawasan itu tampak semrawut.

Hal itu pun diakui oleh Kepala Suku Dinas Damkar Jakarta Pusat, Hardisiswan.

"Kalau ditanya mengganggu atau tidak, ya sudah pasti jawabannya mengganggu," ujar Hardisiswan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: PKL Jualan di Depan Pos Damkar Tanah Abang, Kasudin Damkar: Sudah Capek Minta Mereka Pergi

Meski menghalangi mobil pemadam kebakaran, kata dia, para PKL memiliki kesadaran untuk membereskan dagangannya saat petugas hendak menangani kebakaran.

"Iya jadi ketika ada kejadian, terus anggota sudah siap-siap para PKL itu langsung dia beresin barangnya itu," ucapnya.

Hardisiswan mengatakan, selanjutnya pihak Damkar Jakpus akan berkoordinasi dengan Satpol PP agar menertibkan para PKL itu.

"Iya saya sudah sampaikan agar menertibkan para PKL itu. Tadi sih saya lihat pedagang sudah tidak ada lagi depan kantor," kata dia.

Sebelumnya, beredar foto pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang yang berjualan di atas guiding block dan menghalangi mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang terparkir di Pos Damkar Tanah Abang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X